Minggu, 2 Oktober 2022
25 C
Surabaya
More
    OlahragaShin Tae-yong Terkejut Indonesia Kalah 4-0

    Shin Tae-yong Terkejut Indonesia Kalah 4-0

    KALLANG (WartaTransparansi.com) – Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengaku tidak menyangka anak-anak asuhnya merasakan kekalahan telak 4-0 dari Thailand pada leg pertama final Piala AFF 2020 yang berlangsung  di Stadion Nasional, Singapura, Rabu (27/12/2021).

    Ini menjadi kekalahan perdana bagi timnas Indonesia di Piala AFF 2020. Sebelumnya dari babak penyisihan grup hingga semifinal, timnas Indonesia merasakan empat kemenangan melawan Laos, Kamboja, Malaysia, dan Singapura, serta dua kali imbang kontra Vietnam dan Singapura.

    Thailand mampu unggul terlebih dahulu lewat Chanatip Songkrasin pada babak pertama. Babak kedua, Gajah Perang mengamuk dengan melewatkan tiga gol lewat Chanatip Songkrasin, Supachok Sarachat, dan Bordin Phala. “Jujur saya tidak menyangka banyak kemasukan gol dan skor beda jauh,” kata Shin Tae-yong selepas pertandingan.

    Baca juga :  Timnas Indonesia Ubah Taktik Lawan Curacao di Laga Kedua

    Menurut Shin Tae-yong, kekalahan telak ini karena faktor para pemainnya yang belum berpengalaman di Piala AFF. Hanya lima pemain timnas Indonesia yang sudah tampil di Piala AFF yakni Fachruddin Aryanto, Evan Dimas, Dedik Setiawan, Victor Igbonefo, dan Irfan Jaya. Namun yang bermain hanya Evan Dimas, Fachruddin Aryanto, Irfan Jaya dan Dedik Setiawan.

    Terlihat juga beberapa pemain lainnya bermain bukan seperti biasanya. “Saya merasakan pengalaman para pemain sangat dibutuhkan,” kata Shin Tae-yong.

    Shin Tae-yong langsung meminta kepada anak-anak asuhnya untuk melupakan kekalahan dari Thailand. Pelatih asal Korea Selatan itu mengatakan kini saatnya untuk fokus di leg kedua Piala AFF 2020 di Stadion Nasional, Sabtu (1/1/2021). “Ke depan yang terpenting kami bisa memulihkan fisik pemain. Kami tidak akan terlalu memikirkan skor pertandingan leg pertama. Dengan itu para pemain bisa lebih semangat menampilkan permainan seperti babak penyisihan grup,” tutup Shin Tae-yong.

    Baca juga :  Imbas Kerusuhan Suporter, Gerogoti Keuangan Persebaya

    Sementara pelatih Thailand, Alexandre Polking mengakui gembira melihat penampilan para pemain. Beberapa ide, rencana, hingga strategi permainan mampu dijalankan di lapangan. Cara yang mereka lakukan sungguh luar biasa,” kata Alexandre Polking dalam konferensi pers usai laga.

    Alexandre Polking mengaku berhasil mengubah gaya permainan Thailand untuk meredam serangan Timnas Indonesia. Memilih skema 4-2-3-1, ternyata keputusan Polking tepat karena skuad Garuda dibuat tak berdaya.  “Kami membuat rencana untuk menutup pergerakan lawan karena tahu Timnas Indonesia sangat kuat di situ. Itu sebabnya kami mengubah sistem dan memainkan pertandingan dengan skema 4-2-3-1. Saya pikir skenario itu berhasil,” ucap pelatih 45 tahun itu. (sr)

     

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan