Sabtu, 22 Januari 2022
26 C
Surabaya
More
    Pojok TransparansiErupsi Semeru Peringatan Kecil

    Erupsi Semeru Peringatan Kecil

    Oleh Djoko Tetuko – Pemimpin Redaksi WartaTransparansi

    Tercatat sementara 17 korban Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru, meninggal dunia dengan berbagai peristiwa sangat menyayat bahwa ketika Allah SWT menguji hamba-Nya dengan erupsi sebagai peringatan kecil sudah seperti bencana besar.

    Sebagaimana firman Allah pada Surat Al Kahfi (ayat 47)
    “Dan (ingatlah) akan hari (yang ketika itu) Kami perjalankan gunung-gunung dan kamu akan dapat melihat bumi itu datar dan Kami kumpulkan seluruh manusia, dan tidak kami tinggalkan seorangpun dari mereka.”

    Dalam tafsir As-Sa’di, dijelaskan, Allah mengabarkan tentang kondisi Hari Kiamat bersama kengerian-kengerian yang merisaukan (perasaan) dan kedahsyatan-kedahsyatan yang menyentak. Allah berfirman, “Dan (ingatlah) akan hari (yang ketika itu) Kami perjalankan gunung-gunung,” maksudnya, Kami memusnahkannya dari tempat-tempatnya, menjadikannya kumpulan pasir, lantas menjelmakannya ibarat bulu yang dihambur-hamburkan, kemudian pudar dan hancur. Akhirnya, menjadi debu yang beterbangan. Bumi terpampang dan menjadi betul-betul datar, tidak ada tempat yang rendah maupun tinggi.

    Gambaran itu ketika dalam waktu singkat ibarat orang “bersin”, dan Gunung Semeru juga “bersin” sesaat wilayah sekitar tenggelam bersama tumpahan lava panas, dan rumah dengan pasir menjadi rata dengan tanah.

    Menyelesaikan “kiamat wilayah kecil sekitar Gunung Semeru”, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa sejak Sabtu malam (4/12/2021) setelah Semeru “bersin”
    menyambangi Kecamatan Pronojiwo, Lumajang guna memastikan kebutuhan pengungsi Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru, aman tercukupi.

    Bahkan, Senin (6/12). Pemprov Jatim melalui Dinas Sosial telah membangun dapur umum sejak hari pertama bencana, baik di Kecamatan Candipuro maupun Pronojiwo.

    Gubenrur Khofifah mempertegas, Pemprov Jatim mendirikan dua titik posko, baik kesehatan maupun dapur umum di dua kecamatan yaitu Kecamatan Pronojiwo dan Kecamatan Candipuro. Setiap harinya masing-masing dapur umum menyiapkan 2500 paket makanan, setiap pagi, siang, dan malam.

    Terkait trauma healing bagi para pengungsi, Pemprov Jatim juga mengerahkan tim yang bertugas untuk mendampingi pengungsi untuk mengurangi rasa trauma akibat bencana erupsi Gunung Semeru. Tim ini, berdampingan dengan tim medis Provinsi Jatim.

    Semua tim trauma healing dikerahkan khusus untuk mendampingi ibu-ibu, anak-anak, disabilitas dan para lansia. Mereka masuk dalam kategori rentan.

    Mengenai kerusakan fisik fasilitas umum dan rumah warga akibat terjangan guguran awan panas, Khofifah mengatakan Pemprov Jatim bersama Pemkab Lumajang dan BNPB tengah melakukan pendataan dan kategorisasi. Data ini menjadi acuan dalam menentukan langkah rekonstruksi, termasuk besaran bantuan yang diperoleh korban erupsi Gunung Semeru.

    Khofifah menyebut dirinya sengaja berkantor di Kabupaten Lumajang guna memastikan konsolidasi penanganan dan koordinasi pencarian, penyelamatan, evakuasi dan penanganan pengungsi berjalan efektif dan tidak ada yang terlewat.

    Seuruh kebutuhan dasar warga meliputi makanan, minuman, pakaian, dan obat-obatan tersedia.

    Gubernur Khofifah juga melakukan pemantauan situasi Kabupaten Lumajang yang terdampak APG Gunung Semeru dengan menggunakan helikopter bersama Bupati Lumajang Thoriqul Haq.

    Bahkan secara langsung melihat kondisi putusnya jembatan Gladak Perak yang menghubungkan Pronojiwo dan Candipuro akibat APG Gunung Semeru.

    Inilah totalitas Gubernur Khofifah atas nama pemerintah hadir menyelesaikan semua urusan dan persoalan berkaitan dengan erupsi Semeru. Semoga dengan kebersamaan dan sungguh-sungguh menyelesaikan peringatan mikro dari Allah SWT akan menambah pengabdian kepada Ilahi Robbi dan Allah menjauhkan dari balak dan marah bahaya. InsyaAllah.(*)

    Reporter :
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan