Sabtu, 22 Januari 2022
25 C
Surabaya
More
    Jawa TimurNgawi1360 Dosis Vaksinasi 2 Untuk Dua Kecamatan di Ngawi

    1360 Dosis Vaksinasi 2 Untuk Dua Kecamatan di Ngawi

    NGAWI (WartaTransparansi.com) – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Ngawi mengguyur sedikitnya 1360 dosis vaksinasi ke 2 untuk masyarakat Ngawi. Vaksinasi berlangsung di dua tempat secara bersamaan yakni di Pendopo  Desa Bendo Kecamatan Padas dan di Desa Karang Malang, Kecamatan Kasreman.

    Kepala UDD (Unit Donor Darah) Kabupaten Ngawi dr. Heri Nurfahrudin yang juga Sekretaris Dinas Kesehatan Ngawi mengatakan, pelaksanaan vaksinasi terbagi di dua tempat. Untuk Kecamatan Padas dengan 1000 dosis dan selebihnya 360 dosis untuk Kecamatan Kasreman, dengan menggunakan vaksinasi Sinovak.

    Di Ngawi vaksinasi sudah hampir merata disemua kecamatan. Sedangkan khusus yang dilakukan PMI Kabupaten Ngawi untuk kali ketiga dan hari ini yang terbanyak. “PMI bekerjasama dengan Puskesmas setempat untuk tenaga kesehatan (Nakes)nya,” ungkap dr. Heri, Sabtu (4/12/2021).

    Diperoleh data bahwa hingga hari ini capaian Vaksinasi 1 tercatat 484.052 (70.06 persen), vaksin ke 2 tercatat 264.927 (38,34 persen) dan vaksin 3 tercatat 3.160 (0,46 persen), total 752.139 (54,43 persen). Sedangkan untuk Lansia vaksinasi 1 tercatat 80.274 (63.15 persen), vaksinasi ke 2 sebanyak 32.440 (25.52 persen). Pemerintah Kabupaten Ngawi terus mengejer diatas 70 persen untuk mencapai herd immunity.

    Mengerahkan warga dengan jumlah sebesar itu, diakui oleh dr. Heri memerlukan perhatian khusus. Karenanya, PMI Kabupaten menggandeng Polres dan Polsek, Kodim dan Koramil, aparat Desa dan petugas dari Kecamatan. Pendataan dilakukan sehari sebelumnya yang langsung diberikan kartu antrian.

    Sehingga begitu warga datang di tempat vaksinasi, hari ini, langsung menuju meja meja sesuai desanya masing masing. Mereka juga sudah ditentukan jamnya sehingga ini bisa menghindari kerumunan massa.  Warga yang akan mengikuti vaksinasi juga wajib mengikuti prokes (protokol kesehatan) memakai masker dan cuci tangan.

    Yang menggembirakan, kata dia, vaksinasi di Ngawi ternyata sudah menjadi kebutuhan masyarakat. Mereka datang tidak perlu lagi harus di iming iming hadiah dan sebagainya. Aparat desa pun ketika memberi tahu ada vaksin, dengan sendirinya mereka mendaftarkan diri. Itu menunjukkan bahwa mereka ingin sehat dan ini sangat memudahkan petugas pendataan dilapangan.

    Dijelaskan oleh dr. Heri, pelaksanaan vaksinasi juga berjalan tanpa kendala, tertib dan aman. Petugas pemeriksaan hanya menemukan satu kasus yaitu satu seorang warga ketika diperiksa suhunya mencapai 200. Tapi setelah istirahat sekitar 10 menit ditensi lagi sudah turun akhirnya dilakukan suntikan. Dia hanya capek saja karena rumahnya agak jauh, katanya mengakhiri. (min)

    Reporter : Amin Istighfarin
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan