Minggu, 17 Oktober 2021
26 C
Surabaya
More
    OpiniTajukPrioritas dan Primadona Tanaman Porang
    Oleh : Djoko Tetuko, Pemimpin Redaksi Wartatransparansi

    Prioritas dan Primadona Tanaman Porang

     

    Tanaman sejenis umbi-umbian dengan tumbuh di lahan hutan atau pekarangan, tanaman Porang kini menjadi pritoitas produksi untuk eksport dan menjadi primadona bangsa dan negara memperkuat perekonomian lokal dan nasional.

    Tanaman Porang di wilayah Mataraman terutama Nganjuk dan Magetan sudah lama kesohor 5 tahun terakhir menjadi primadona, karena menjadi tanaman berkualitas untuk eksport ke sejumlah negara.

    Sejumlah petani tanaman Porang tiba-tiba menjadi petani sukses baru. Bahkan banyak petani baru mulai menekuni menanam Porang.

    Kamis (19/8/2021) setelah
    Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) saat meninjau fasilitas pabrik pengolahan Porang PT Asia Prima Konjac, di Kab Madiun, menegaskan bahwa Porang merupakan makanan sehat masa depan karena rendah kalori, rendah karbohidrat, dan rendah kadar gula.

    Selain itu, prospek tanaman Porang sangat terbuka lebar, terutama untuk eksport. Bahkan
    tanaman Porang per hektar bisa menghasilkan 15-20 ton.

    Kemudian hasilnya per musim tanam, pada musim tanam pertama itu bisa sampai Rp40 juta dalam kurun 8 bulan. Tetapi Pemerintah mengharapkan hasil panen diproduksi lebih dahulu atau diubah sudah menjadi bahan baku jadi atau setengah jadi.

    Pemilihan Pemerintah mengeksport tanaman Porang dalam bentuk bahan baku jadi atau setengah jadi, supaya dapat menambah nilai tambah bagi petani, juga membuka lapangan kerja baru.

    Salah satu kelebihan Porang ke depan akan
    menjadi makanan sehat juga bisa menjadi pengganti beras yang lebih sehat, karena kadar gulanya sangat rendah.

    Sehingga Presiden Jokowi menginstruksikan kepada Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, untuk serius dalam mengembangkan komoditas baru ini.

    Juga meminta untuk tidak mengekspor porang dalam bentuk mentahan, tetapi sudah dalam bentuk barang jadi, seperti tepung dan beras porang.

    Presiden Jokowi juga melakukan groundbreaking perluasan pabrik PT Asia Prima Konjac sekaligus meninjau proses pengolahan porang dari barang mentah menjadi barang setengah jadi. Selain itu, menyempatkan diri berdialog dengan beberapa perwakilan petani tanaman Porang.

    Diketahui, tanaman Porang atau dalam bahasa Latin disebut Amorphopallus muelleri blume merupakan tanaman jenis umbi-umbian yang mengandung karbohidrat glukomanan atau zat gula dalam bentuk kompleks.

    Porang biasanya diolah menjadi beras, shirataki, bahan campuran pada produk kue, roti, es krim, permen, jeli, selai, dan bahan pengental pada produk sirup. Porang juga kerap diolah sebagai produk kosmetik.

    Prioritas eksport produk dari tanaman Porang, dan kini menjadi primadona petani karena bernilai tambah ekonomi sangat signifikan, jangan sampai ke depan setelah semua sudah berjalan lancar dan baik, maka petani tanaman Porang justru mengalami kemerosotan karena kebijakan yang kurang memihak.

    Jangan sampai “lagu lama” berputar kembali, sebelum populer menjadi pilihan, sang primadona dan punya nilai tambah sangat baik. Setelah berubah menjadi produk jadi atau setengah jadi, justru petani tanaman Porang semakn merosot, karena menghadapi permainan harga atau kebijakan yang merugikan.

    Semoga harapan untuk tanaman Porang ini, tetap menjadi prioritas eksport dalam bentuk produk jadi yang semakin meningkatkan nilai tambah bagi petani dan semakin menjadi primadona, Juga meningkatkan keuntungan bagi pengusaha dan Pemerintah dalam mengawal lapangan kerja dan kebangkitan sekaligus pemulihan ekonomi nasional.

    Reporter :
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber :

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan