Minggu, 19 September 2021
25 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaWarga Surabaya Terdampak C19 dapat Bantuan Beras 5 Kg

    Warga Surabaya Terdampak C19 dapat Bantuan Beras 5 Kg

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Pemerintah Kota Surabaya menyalurkan bantuan berupa 5 kilogram beras dan masker kepada warga yang terdampak pandemi Covid-19 (C19).

    Secara simbolis, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyalurkan bantuan ini kepada warga di wilayah Kelurahan Airlangga, Kecamatan Gubeng, Rabu (28/7/2021).

    Setidaknya, ada 6000 paket beras 5 kg yang merupakan bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos). Bantuan tersebut, selanjutnya didistribusikan kepada warga Surabaya yang terdampak pandemi C19.

    Eri mengatakan, bantuan beras tersebut mulai disalurkan pemkot melalui Camat. Kemudian, diserahkan kepada Ketua RT dan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) untuk dibagikan ke warga yang terdampak di masing-masing wilayah.

    “Insya Allah semuanya nanti akan dibagikan oleh Camat, Ketua RT dan LPMK,” katanya.

    Baca juga :  Pemkot Pastikan Semua MBR Surabaya Sudah Dapat Bantuan Kemensos

    Ia menjelaskan, bantuan berupa beras 5 kg dan masker, diberikan bagi warga terdampak pandemi C19 yang belum menerima bantuan sosial (Bansos) dari Kemensos. Baik bantuan berupa Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Program Sembako, dan Bantuan Sosial Tunai (BST).

    “Kita bagikan beras selagi ada beras. Tapi ini tidak untuk mereka yang sudah menerima bantuan dari Kemensos kemarin. Karena tidak boleh (dobel) kan,” jelasnya.

    Sembari memberikan bantuan kepada warga dan Pedagang Kaki Lima (PKL) di wilayah Kelurahan Airlangga, Eri tidak henti-hentinya mengingatkan warga untuk terus menerapkan protokol kesehatan. Seperti menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

    Menurutnya, dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, maka penularan C19 di Kota Pahlawan dapat dicegah. Sehingga, diharapkan roda perekonomian di Kota Surabaya dapat bergerak kembali.

    Baca juga :  97,37% Kabupaten/Kota di Jatim Masuk Zona Kuning

    “Bapak, ibu, jangan lupa maskernya selalu dipakai nggeh, karena masker ini bisa mencegah kita tertular Covid-19. Jadi kalau Covid-19 ini mulai landai, kita bisa menggerakkan lagi roda perekonomian,” tuturnya.

    Eri memastikan, bantuan yang diterima Pemkot Surabaya merupakan hak dari warga Surabaya. Oleh sebab itu, Pemkot akan terus menyalurkan bantuan dari donatur yang memiliki rezeki berlebih kepada warga yang membutuhkan.

    “Kita dititipi oleh warga yang berlebihan rezekinya, kita bagikan kembali untuk warga yang membutuhkan,” ujarnya.

    Oleh karenanya, ia menyatakan, bahwa Pemkot Surabaya akan mendata warga mana saja yang masih belum menerima bantuan dari pemerintah. Sehingga warga tersebut dapat segera menerima bantuan. Hal ini juga bertujuan untuk menghindari pemberian bantuan kepada warga yang sebelumnya sudah menerima bantuan.

    Baca juga :  Tujuh Tahun Vakum, Wali Kota Eri Aktifkan Kembali BAZ Kota Surabaya

    “Kita data, sehingga tidak dobel lagi ke depannya,” tukasnya. **

    Reporter :
    Penulis :
    Editor : Wetly
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan