TUBAN (WartaTransparansi.com) – Menyusul masih zona merah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban Sahid mengeluarkan sejumlah imbauan menjelang Hari Raya Idul Adha 1442 H. Imbauan tersebut merujuk pada  surat edaran dari Menteri Agama nomor 17, SE Gubernur Jawa Timur dan SE Bupati Tuban tentang Pelaksanaan Hari Raya Idul Adha di masa PPKM Darurat.

Sejumlah imbauan tersebut, kata Sahid, di antaranya terkait pelaksanaan salat Idul Adha, baik yang dilaksanakan di masjid, ataupun di lapangan untuk sementara waktu ditiadakan, karena Kabupaten Tuban termasuk zona merah.

“Salat Idul Adha untuk sementara di laksanakan di rumah masing-masing,” ujarnya  saat acara Dzikir dan Doa Bersama, di gedung PLHUT Kemenag Tuban, Jumat (16/07).

Selain itu, pelaksanaan takbir keliling untuk sementara juga ditiadakan, dan dilaksanakan di rumah masing-masing.

“Malam takbiran bisa dilaksanakan di masjid atau musala dengan audio visual dan tidak mengundang jemaah yang akan menimbulkan kerumunan atau di rumah masing-masing saja,” jelasnya.

Selanjutnya, masih menurut Sahid, penyembelihan hewan kurban harus sesuai syariat Islam dan sebaiknya dilakukan di rumah pemotongan hewan untuk menghindari kerumunan.

Pihaknya berpesan kepada masyarakat supaya tetap menerapkan protokol kesehatan dengan mematuhi 5 M.

“Tuban zona merah, taat dan patuhi aturan, setelah melakukan vaksinasi lahir, imbangi dengan vaksinasi batin, vaksin yang paling mujarab adalah membaca Alquran,” kata Sahid.

Leading sektor kegiatan ini, Kasi Bimas Islam, Mashari, menjelaskan kegiatan ini dilakukan untuk membuka pintu langit melantunkan doa berharap semoga pandemi segera berlalu.

“Hal ini berdasarkan surat edaran dari  Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama RI nomor P-003/DJ.III/Hk.007/07/2021 tanggal 12 Juli 2021 tentang Gerakan Nasional Penyuluh Agama Islam, Peduli Umat Di masa Darurat  (Covid-19),” jelasnya.

Mashari juga mengatakan, doa merupakan ikhtiar batin, memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar pandemi ini segera usai.

Zikir dan doa bersama dengan tema “Ikhtiar Spiritual Mengetuk Pintu Langit Untuk Keselamatan Bangsa Indonesia” ini dihadiri oleh Kasubbag TU, Kasi dan Gara Zawa,

Penyuluh Agama Islam Fungsional, Ketua Pokjawas Madrasah dan PAIS, Kepala Satker ( MAN, MTsN dan MIN), Prahum Madya, Koordinator dan Perencana Madya dengan mematuhi prokes. Selain itu juga dilaksanakan secara daring (live  streaming YouTube Kemenag Tuban). (chusnul huda/hei)

Sumber: Kemenag Tuban