Selasa, 3 Agustus 2021
29 C
Surabaya
More
    AdvertorialMaknai Hari Keluarga Nasional, Ketua TP-PKK Tinjau IUD dan Implan di Puncu

    Maknai Hari Keluarga Nasional, Ketua TP-PKK Tinjau IUD dan Implan di Puncu

    KEDIRI (WartaTransparansi.com) – Bunda Genre Kabupaten Kediri Eriani Annisa Hanindhito yang sekaligus Ketua TP-PKK Kabupaten Kediri meninjau kegiatan IUD dan Implan di Puskesmas Puncu. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka Hari Keluarga Nasional 2021.

    Begitu sampai di lokasi acara, Bunda Genre yang akrab disapa Mbak Chica langsung meninjau jalannya kegiatan. Sesekali, Mbak Chica juga menyapa warga sebagai akseptor.

    “Sakit apa tidak, Bu?”Tanya Mbak Chica kepada salah satu akseptor.

    Itvi Nikmatul yang ketika itu selesai mendapatkan KB Implan dan menunggu tindakan,menjawab dengan nada lirih.”Tidak sakit bu”.

    Pada kesempatan tersebut Mbak Chica juga meninjau ruangan-ruangan yang digunakan untuk menangani para akseptor. Antusias warga untuk mengikuti layanan KB gratis sangat luar biasa, hari ini sebanyak 50 akseptor sudah mendaftar.

    Baca juga :  Kendarai Vespa, Bupati Kediri Bagikan Bansos ke Warga Isoman

    Usai meninjau jalannya pelaksanaan KB IUD dan Implant, beliau langsung menuju acara yang kedua yaitu PIK Remaja yang dilaksanakan di Joglo Kecamatan Puncu. Kegiatan yang diikuti oleh para remaja tersebut berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

    Mbak Chica menyampaikan, kegiatan safari KB diKecamatan Puncu dan sosialisasi tentang KITA dari Generasi Berencana adalah rangkaian Hari Keluarga Nasional. Harapannya untuk anak-anak di Kabupaten Kediri bisa menjadi pribadi yang berkualitas, untuk lebih menggali potensi yang dimiliki.

    “Kemudian untuk keluarga-keluarga supaya tetap semangat, tetap bersyukur dalam keadaan apapun dan selalu bersatu menghadapi semua ujian yang ada,” kata Mbak Chica, Kamis lalu (24/6).

    Ia pun mengimbau, agar remaja tidak melakukan pernikahan dini karena beresiko terjadi perceraian, emosi yang kurang stabil sebab usia belum matang.Selain itu faktor sosial ekonomi yang belum siap dapat menyebabkan terjadinya KDRT.

    Baca juga :  Kendarai Vespa, Bupati Kediri Bagikan Bansos ke Warga Isoman

    “Pesan saya kepada seluruh warga dan khususnya para remaja di usia sekolah, walaupun belajar masih daring tetaplah semangat. Belajar tidak harus tatap muka di sekolah saja, namun bisa dilakukan secara online, bisa dengan membaca untuk menambah ilmu pengetahuan dan wawasan,” pesan Mbak Chica. (kominfo/adv)

    Reporter : Arya Budi
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Editor's Choice

    Jangan Lewatkan