Senin, 21 Juni 2021
27 C
Surabaya
More
    Jawa TimurMagetanDinas PMD Magetan Adakan Monev

    Dinas PMD Magetan Adakan Monev

    MAGETAN (WartaTransparansi.com) – Saat ini Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa ( PMD) Magetan sedang melakukan monitoring dan Evaluasi (Monev) atas beberapa hal pada pemerintahan desa dengan metode sampling dari tiap desa di 18 kecamatan.

    Kepala Dinas PMD Magetan Eko Muryanto mengatakan dalam monev kali ini ada beberapa hal yang akan digali dari desa.Monev dilakukan dengan metode sampling sesuai data dari Dinas PMD.” Data desa yang dibuat sampling bervariasi mulai dari level bawah sedang dan desa yang baik,” ujar Eko Muryanto.

    Hasil dari monev akan digunakan evaluasi sebagai komparasi. Hasil Monev juga akan digunakan sebagai bahan untuk menentukan perumusan kebijakan dan pasti akan ada tindaklanjutnya.

    Baca juga :  Pendaki Gunung Lawu Diduga Terserang Hipotermia, Dievakuasi Tim SAR

    Dijelaskan kepada pemerintah desa dan kecamatan jika dalam monev ini ingin mendapatkan potret kondisi riil desa yang sebenarnya.” Kepada pemdes pastikan APBdes sudah berjalan,”tegas Eko Muryanto.Ada beberapa item yang akan kita periksa diantaranya APdes tahun 2020 dan 2021,pelaksanaan DD dan ADD, anggaran pemberdayaan PKK dan pembangunan termasuk juga mekanisme penyelenggaran pemerintah desa.

    Eko Muryanto menghimbau kepada kepala desa dan aparatnya untuk terbuka apa adanya tanpa ada yang ditutupi, Nanti kalau ada yang kurang atau salah dibenahi.Hal ini juga untuk meminimalisir kegiatan berulang ulang.” Kita harus bekerja berdasarkan aturan bukan berdasarkan kebiasaan,” terang Eko.

    Seperti hari ini Kamis (10/06) Monev dilakukan di Kecamatan Kawedanan diantaranya di Desa Ngunut Namun apa yang disampaikan oleh Kepala Dinas PMD berlawan terbalik dengan apa yang dilajukan Kepala Desa Ngunut Joko Santoso yang terkesan menutupi dan enggan bahkan menolak ketika akan diwawancarai beberapa awak media yang melakukan peliputan.
    Ketika akan dikonfirmasi menyatakan tidak tau dan hanya mendampingi perangkatnya.” Saya tidak tahu dan hanya mendampingi perangkat saya,” kata Kades Ngunut. Yang seharusnya sebagai kepala desa mengetahui dan tanggung jawab mutlak ada padanya.

    Baca juga :  Semangat Satgas TMMD Pantang Menyerah Walau Terkendala Cuaca

    Bahkan kepala desa Ngunut menganggap kedatangan media hanya akan mengganggu jalannya monev.” Ini akan menimbulkan kecurigaan pasti ada sesuatu dan kita akan terus menindaklanjutinya,” ujar salah satu awak media yang melakukan peliputan Monev di desa Ngunut. (*).

    Reporter : Rudy
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Menarik Lainya

    Terkini

    Jangan Lewatkan