Rabu, 20 Oktober 2021
27 C
Surabaya
More
    OpiniTajukPelaku Berita Bohong Sarangan Wajib Diadili hingga Tuntas
    Oleh : Djoko Tetuko, Pemimpin Redaksi Wartatransparansi

    Pelaku Berita Bohong Sarangan Wajib Diadili hingga Tuntas

    Penyebaran berita bohong, terkait kawasan wisata Telaga Sarangan Magetan Jawa Timur, memasuki proses hukum di Polres Magetan.

    Kapolres Magetan AKBP Festo Ari Permana, SIK dikonfirmasi melalui Kasubag Humas AKP R. Kuncahyo, S.H, mengatakan bahwa saat ini proses hukum atas pelaporan warga Sarangan telah memasuki tahap penyelidikan.

    Diketahui, warga Sarangan melaporkan atas nama akun facebook Hanggowo Cahyo Utomo ke Polres Magetan terkait kasus penyebaran berita bohong.

    Dimana postingan akun facebook bernama Hanggowo Cahyo Utomo mengabarkan bahwa kawasan wisata Telaga Sarangan tutup selama 3 hari yakni pada tanggal 12,13 dan 14 Mei 2021, sehingga menciptakan opini publik bahwa kawasan wisata Telaga Sarangan tutup saat libur hari raya Idul Fitri 1442 Hijriyah.

    Baca juga :  Peringatan Kelahiran Nabi Muhammad, Peringatan Anti-Korupsi

    Pelaporan warga Sarangan sangat tepat, dan semua pihak patut mendukung mengingat berita bohong soal kawasan wisata memang sangat merugikan, terutama para pelaku usaha di sekitar desnitasi wisata tersebut.

    Kobin salah satu tokoh masyarakat yang juga Ketua LPM Kelurahan Sarangan meminta dengan tegas agar proses hukum dugaan penyebaran berita bohong akun facebook Hanggowo Cahyo Utomo, harap diusut sampai tuntas.

    Apalagi, akibat berita bohong itu, mengakibatkan kerugian moril dan materiil, karena menyangkut nasib dan hajat hidup warga Sarangan.

    Berita bohong di era internet dengan basis digital sangat menbahayakan. Mengingat kesalahan informasi akan mengakibatkan kerugian bahkan tidak tertutup kemungkinan penimbulkan pertengkaran atau permusuhan.

    Baca juga :  Peringatan Kelahiran Nabi Muhammad, Peringatan Anti-Korupsi

    Tentu saja dalam proses hukum semua pihak harus sabar menunggu. Semoga putusan sampai meja hijau, dapat menjadi pembelajaran
    agar ke depan kepada akun ini ataupun akun lain, lebih berhati hati dalam bermedsos dan menyampaikan berita apalagi menyebarkan berita bohong.

    Diketahui, sebab akibat postingan itu ratusan orang yang menggantungkan kehidupan baik itu pedagang kaki lima atau pengusaha restoran di areal wisata Telaga Sarangan, mengalami kerugian tidak sedikit.

    Pihak kepolisian (sementara) sudah menyiapkan sangkaan akun facebook Hanggowo Cahyo Utomo, melanggar Undang Undang ITE pasal 45 A junto pasal 28 (ayat 1) sebagaimana disebutkan, “Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak, menyebarkan berita yang bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam Transaksi Elektronik dalam Pasal 28 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 tahun dan / atau penjara banyak Rp 1 miliar,”.

    Baca juga :  Peringatan Kelahiran Nabi Muhammad, Peringatan Anti-Korupsi

    Sikap profesional warga Sarangan patut mendapat acungan jempol. Karena sadar hukum melaporkan secara resmi kepada aparat penegak hukum. Semoga proses hukum berjalan sesuai dengan peraturan perundangan-undangan, lebih bermartabat jika mendapat putusan hukum berkeadilan untuk menjaga kepercayaan wong cilik termasuk pelaku UMKM di kawasan wisata Telaga Sarangan.

    Semoga petugas aparat penegak hukum segera menangkap pelaku, kemudian diproses sesuai hukum yang berlaku dan pelaku diadili hingga tuntas. Profesional, proporsional, dan transparan. (*)

    Reporter :
    Penulis : Djoko Tetuko
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan