Selasa, 22 Juni 2021
25 C
Surabaya
More
    TajukSilaturrahmi Virtual

    Silaturrahmi Virtual

    Oleh : Djoko Tetuko, Pemimpin Redaksi Wartatransparansi

     

    Suasana masa pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) benar-benar memaksa kesakralan budaya silaturrahmi dengan berkunjung disertai membawa makanan ringan sebagai tanda kasih sayang, sekaligus saling memaafkan. Kini berubah menjadi silatrahmi virtual.

    Mau tidak mau, suka tidak suka, karena salah satu upaya memutus mata rantai Covid-19 dengan 3M Plus (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak) plus menjauhi kerumunan dan membatasi kegiatan, maka silaturahmi virtual menjadi trend budaya baru menyambung tali persaudaraan dan persahabatan.

    Konsep dasar komunikasi virtual menurut Werner J. Severin dan James W. Tankard yakni dunia maya, komunitas maya, chat rooms, MUD&Bot, interaktivitas, hypertext dan multimedia. Hasilnya, terjadi komunikasi virtual dengan adanya
    interaktivitas, dan multimedia karena interaksi dan komunikasi yang dilakukan secara online dan menggunakan jaringan internet.

    Komunikasi virtual sangat mempengaruhi efektivitas dalam berkomunikasi dan dengan adanya sarana yang disediakan setiap orang dapat berkomunikasi tanpa harus bertatap muka langsung, dalam jaringan (daring).

    Kamis (13/5/2021), setelah melakukan shalat Idul Fitri,
    Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana bersilaturahmi dengan Wakil Presiden Ma’ruf Amin dan Ibu Wury Ma’ruf Amin secara daring (dalam jaringan) dari Wisma Bayurini, Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

    Dari Wisma Bayurini, Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Presiden bersama Ibu Negara menghubungi Wakil Presiden dan Ibu Wury yang berada di kediaman resminya melalui panggilan video.
    “Assalamualaikum Pak Wapres dan Bu Wury, menghaturkan selamat hari raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin,” ucap Presiden.

    “Saya juga menghaturkan selamat hari raya, mohon maaf lahir batin,” sambung Ibu Negara.

    Dalam dialognya, Presiden dan Wakil Presiden saling bertanya mengenai kondisi kesehatan keluarga pada hari raya Idulfitri yang masih dirayakan di tengah kondisi pandemi Covid-19.
    Pada kesempatan yang sama, Ibu Wury Ma’ruf Amin juga turut menyampaikan ucapan hari raya Idul Fitri.

    “Ibu Negara, saya mengucapkan selamat Idulfitri, mohon maaf lahir dan batin Ibu, Bapak, mohon maaf lahir batin,” jawab Ibu Wury.

    Dalam perbincangan tersebut, Presiden juga mengatakan bahwa perayaan hari raya Idul Fitri kali ini tidak ditemani oleh putra putrinya secara langsung.

    “Enggak semua ini, di luar kota semua, nanti mungkin seminggu-seminggu lagi,” ucap Presiden.

    Itulah komunikasi virtual dalam bentuk silaturrahmi virtual Presiden beserta Ibu Negara dengan Wakil Presiden dan ibu Wakil Presiden. Dilakukan bukan karena waktu atau jarak, tetapi karena masa pandemi Covid-19, mau tidak mau budaya silaturrahmi bergeser dari saling salaman dan berbagai aktivitas sebuah keluarga, berubah menjadi kekuatan baru bernama “silaturrahmi virtual”.

    Wali Kota Surabaya juga membuka akses khusus untuk silaturrahmi virtual, dan meminta kepada warga Kota Surabaya, menggunakan jasa internet melakukan komunikasi virtual dalam melakukan silaturrahmi Idul Fitri.

    Inilah tuntutan dan tuntunan baru pada masa pandemi Covid-19, silaturrahmi virtual. Tentu saja dengan esensi tidak berubah karena sudah menjadi tuntutan atau ajaran yaitu; silaturrahmi dilakukan dengan memohon maaf dan saling memaafkan, terutama anak kepada kedua orangtuanya, saudara dekat maupun saudara jauh, sesama tetangga dan teman dalam pergaulan.

    Mengapa? Silaturrahmi virtual Idul Fitri pada masa pandemi sangat efektif dan efisien, mengingatkan tuntunan (ajaran) telah mengajarkan, sebagaimana Nabi Muhammad saw mengamini doa malaikat Jibril;

    Pertama, jangan terima puasa seorang mukin yang durhaka kepada kedua orangtuanya.

    Kedua, jangan terima puasa seorang mukmin yang tidak memuliakan orangtuanya..

    Ketiga, jangan terima puasa orang mukmin yang tidak saling menghormati dengan teman dan tetangganya.

    Silaturrahmi virtual akan mendekatkan orangtua yang jauh maupun yang dekat, saudara jauh dan saudara dekat, teman dan tetangga dengan tetap menjaga protokol kesehatan (Prokes).

    Reporter :
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber :

    Berita Menarik Lainya

    Terkini

    Jangan Lewatkan