JEMBER, WartaTransparansi.com –Sambut hari Idul Fitri 1447 Hijriah Pemerintah Kabupaten Jember kembali memberangkatkan puluhan pemudik melalui program Mudik–Balik Gratis pada Kamis (19/03/2026) .
Dalam kesempatan tersebut Bupati Jember, Muhammad Fawait, yang diwakili Kepala Dinas Perhubungan Jember, Gatot Triyono, melepas langsung keberangkatan pemudik di halaman Kantor Pemkab Jember.
Gatot sapaan krab Kadishub Jember menyampaikan pesan bupati agar para pemudik ikut mempromosikan Kabupaten Jember di daerah tujuan masing-masing. Selain itu, pemudik juga diimbau mengenalkan potensi wisata unggulan seperti Rembangan, Pantai Watu Ulo, dan Pantai Papuma kepada masyarakat luas.
“Pemudik juga diminta mempromosikan lokasi wisata Jember kepada masyarakat di tempat tujuan,” ujarnya .
Selain itu, bupati juga berpesan agar setiap peserta mudik membagikan pengalaman perjalanan melalui vlog di media sosial dalam program “Mudik Aman Berbagi Cinta”.
Dari pantauan media ini pelaksanaan mudik tahun ini, terdapat hal menarik berupa penambahan rute mudik gratis dari Bali ke Jember. Menurut Gatot, rute tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap banyaknya warga Jember yang bekerja di Bali.
“Alhamdulillah antusiasme warga sangat tinggi. Dua bus rute Bali–Jember terisi penuh, bahkan pelepasannya dilakukan oleh Kapolres dan Dandim Badung,” jelasnya.
Selain rute Bali, Pemkab Jember juga memfasilitasi pemudik dari Jakarta menuju Jember sebanyak dua bus. Sementara itu, untuk pemberangkatan hari ini, total tiga bus dilepas, terdiri dari dua bus tujuan Sumenep, Madura, dan satu bus menuju Ponorogo hingga Matraman.
Untuk arus balik, Pemkab Jember juga menyiapkan tiga bus, yakni dua bus dari Sumenep dan satu bus dari Matraman menuju Jember.
Gatot berharap ke depan kuota mudik gratis dapat ditambah agar lebih banyak masyarakat yang terbantu. Program ini bertujuan memberikan layanan transportasi yang aman dan layak, mengurangi penggunaan kendaraan roda dua, serta menekan angka kecelakaan lalu lintas.
Salah satu peserta, Alfandi (35), warga Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari, mengaku bersyukur dapat mengikuti program tersebut.
“Alhamdulillah perjalanan lancar, waktu tempuh sehari semalam, lumayan cepat,” ungkapnya.
Ia berharap program Mudik–Balik Gratis terus berlanjut dengan peningkatan fasilitas, seperti penyediaan bantal dan selimut, khususnya bagi anak-anak. (*)




