Minggu, 1 Agustus 2021
31 C
Surabaya
More
    Politik PemerintahanPengamat: Golkar Jatim Cerdas Usulkan Airlangga-Khofifah "Capres-Cawapres" 2024

    Pengamat: Golkar Jatim Cerdas Usulkan Airlangga-Khofifah “Capres-Cawapres” 2024

    SURABAYA  (Wartatransparansi.com) – Meskipun pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI masih tiga tahun lagi, namun, partai politik saat ini mulai bergerak dalam mengusung calon yang digadang-gadang. Salah satunya DPD Golkar Jatim yang mengusulkan nama Ketua Golkar Airlangga Hartarto sebagai Capres. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian tersebut dipasangkan dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebagai Cawapres.

    Usulan nama tersebut direspons oleh Dr Surokim Abdussalam, pengamat politik dari Surabaya Survey Center (SSC). Dia menilai langkah cerdas dilakukan oleh DPD Golkar Jatim untuk melontarkan calon Capres dan Cawapres jauh hari sebelum dilaksanakannya pemilihan pada 2024 mendatang, ungkap Surokim kepada WartaTransparansi.com, Kamis (29/4/2021)

    “Kendati usulan ini masih jauh, tetapi saya nilai Golkar cukup cerdas sebagai parpol pertama atau mendahului partai-partai lainnya. Karena, biasanya pengusung pertama itulah yang selalu diingat publik. Apalagi masih banyak waktu untuk melakukan komunikasi dan koalisi dengan parpol lain. Hitung-hitung sebagai warming up,” ujar Surokim yang juga menjabat Dekan FISIP Universitas Trunojoyo tersebut.

    Baca juga :  Varian Delta Plus Terdeteksi, Pemerintah Harus Perkuat WGS dan Anggaran Penelitian

    Apalagi usulannya menyebut nama Khofifah sebagai Cawapres yang merupakan seorang perempuan, menurut Surokim, Partai Golkar bukan hanya cerdas, tetapi juga seksi. Sebab, saat ini nama perempuan cukup langka dalam peta persaingan untuk menjadi Capres dan Cawapres.

    Sehingga nantinya, tambah Surokim, daya saing Khofifah bakal lebih kuat. Dan, itu bakal juga menjadi insentif buat Partai Golkar. “Kita khan tahu, Khofifah merupakan tokoh sekaligus Ketua Muslimat dan saat ini menjabat Gubernur Jawa Timur. Hal itu menambah seksi sebagai pasangan yang layak diusung,” tambahnya.

    Memang, untuk persoalan Capres dan Cawapres juga tidak lepas dari konstelasi politik, elektabilitas dan pengaruh opini publik yang bakal terus bergulir semakin kencang hingga menjelang pemilihan mendatang.

    Baca juga :  Setelah Dikritisi DPRD, Gubernur Mendadak Isi Jabatan Lowong



    Tetapi, penyampaikan usulan yang dilakukan Golkar akan menjadi perhatian lebih oleh publik. Sebab, publik akan melihat siapa parpol yang kali pertama memberikan usulan. Meskipun nantinya bakal terjadi atau tidak, tetapi hal itu sudah menjadi pertimbangan publik.

    “Saya pandang, usulan ini bukan sesuatu untuk mencuri start. Tetapi lebih kepada ide cerdas. Mengingat tidak adanya Capres incumbent di pemilihan 2024 mendatang, persaingan bakal lebih terbuka. Tinggal bagaimana nantinya para parpol dalam upaya menguatkan usulannya melalui silaturahmi untuk menyamakan persepsi calon dengan parpol lainnya,” tutup Surokim.

    Sebelumnya Ketua DPD  Partai Golkar Jawa Timur M Sarmuji mengusulkan nama Gubernur Khofifah Indar Parawansa sebagai bakal calon Wakil Presiden mendatang mendampingi Airlangga Hartarto maju Pemilihan Presiden 2024.

    Baca juga :  Inovasi Samsat 4.0 Jatim Sabet Top 5 Inovasi Terpuji di KIPP 2021

    “Kalau saya memposisikan sebagai warga Jatim, kemudian Pak Airlangga mendeklarasikan diri maka wakilnya ya Bu Khofifah karena orang Jatim,” ujarnya di sela silaturahim dengan awak media di Surabaya, Rabu.

    Anggota DPR RI tersebut menyampaikan Golkar Jatim sampai saat ini masih menunggu kesediaan Airlangga Hartarto untuk maju pada bursa pilpres mendatang.

    “Beliau belum menjawab pasti terkait pilpres, sebab sekarang masih fokus ke negara, khususnya tentang penanggulangan COVID-19 dan ekonomi nasional,” ucap dia.

    Jika nantinya deklarasi dan maju, kata Sarmuji, maka Golkar Jatim mulai menyosialisasikan Airlangga Hartarto kepada masyarakat, khususnya di wilayah setempat. (sr/min)

    Reporter :
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber :

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Editor's Choice

    Jangan Lewatkan