Rabu, 22 September 2021
33 C
Surabaya
More
    NasionalTerkena OTT, Gubernur Sulsel Dibawa ke Gedung KPK

    Terkena OTT, Gubernur Sulsel Dibawa ke Gedung KPK

    Jakarta (Wartatransparansi.com) – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah tiba di Gedung KPK Jakarta, Sabtu (27/2/2021) sekitar pukul 09.30 WIB. Nurdin yang terkena operasi tangkap tangan (OTT) bersama 5 orang lainnya langsung memasuki Gedung KPK didampingi polisi dan satu orang berpakaian batik.

    Tak banyak yang diucapkan Nurdin ketika ditanya langsung oleh beberapa wartawan yang hadir di Gedung KPK. Nurdin hanya terdengar mengucapkan kata ‘tidur’. “Saya tidur, dijemput,” ucap Nurdin singkat, Sabtu (27/2/21) pagi.

    Nurdin langsung dibawa masuk ke dalam Gedung KPK. Nampak beberapa koper juga turut dibawa masuk ke dalam Gedung KPK. Tak diketahui isi koper yang  dijaga ketat oleh satu orang polisi berlaras panjang.

    Baca juga :  Pasar Tradisional Mulai Bergeliat, Ketua DPD RI Minta Prioritas Vaksin ke Pedagang

    Ketua KPK Firli Bahuri membenarkan Gubernur Sulsel ditangkap KPK pada Jumat (26/2/21) malam. Nurdin langsung dibawa ke Gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. “Tim KPK dan para pihak yang sudah tiba di Jakarta dari Makassar,” kata Firli dalam keterangannya, seperti dikutip Antara.

    Sesuai Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status dari pihak yang ditangkap itu. KPK meminta semua pihak menunggu KPK menyelesaikan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan. “Kami masih bekerja, belum dapat memberikan penjelasan lebih detail siapa saja dan dalam kasus apa. Nanti pada saatnya kami KPK pasti menyampaikan ke publik,” jelasnya.

    Sebelumnya, KPK menggelar OTT pada Jumat (26/2/21) malam hingga Sabtu (27/2/21) dini hari di daerah Sulawesi Selatan. Salah satu yang dikabarkan turut diamankan dalam operasi senyap tersebut yakni, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, seorang pengusaha dan 4 orang bawahannya.

    Baca juga :  Pasar Tradisional Mulai Bergeliat, Ketua DPD RI Minta Prioritas Vaksin ke Pedagang

    Selain itu, KPK juga dikabarkan turut mengamankan uang dalam OTT ini. Penangkapan ini disebut berkaitan dengan infrastruktur jalan. “Infrastruktur jalan,” kata Jubir KPK Ali Fikri.

    Dia mengatakan ada barang bukti uang yang diamankan dalam OTT ini. Namun jumlahnya belum disebutkan. “Ada uang. “Nanti akan kami sampaikan setelah memastikan semua kegiatan selesai, ya,” jelasnya. (sr)

    Reporter :
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : Wartatransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan