Minggu, 11 April 2021
24 C
Surabaya
More
    Jawa TimurPasuruanKasus Jembatan Kedunglarangan, Pembiaran Jalan Rusak Bisa Dipidana dengan UU No.22/2009

    Kasus Jembatan Kedunglarangan, Pembiaran Jalan Rusak Bisa Dipidana dengan UU No.22/2009

    (Warta Transparansi.com) –  Sudah tak terhitung berapakali Jembatan “Kedunglarangan” Pasuruan menelan korban pengendara bermotor akibat lubang menganga. Belum lagi truk yang terpaksa harus patah as atau ban kempes karena lubang lubang itu. Anehnya, lubang lubang itu baru diperbaikai ketika sudah banyak yang menjadi korban.

    Kejadian paling gres terjadi pada Rabu (24/2/2021). Sebuah truk kecantol lubang itu yang mengakibatkan ban kempes. Truk berhnti ditengah jembatan  dan menimbulkan kemacetan panjang. Agaknya, baik pusat maupun daerah perlu menempatkan ‘alarm’ peringatan bahwa ada sanksi apabila membiarkan .

    Aparat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) atau Dinas Bina Marga/Dinas PU di daerah sesuai kewenangan jalan nasional, provinsi, kota/kabupaten, masih banyak yang tidak memahami akan jeratan akan mengenai mereka, jika membiarkan jalan rusak tanpa dilakukan perbaikan segera,” kata Henry Ki Demang.

    Baca juga :  Gempa, Peserta Hearing Komisi III, Berhamburan Keluar Gedung

    Di saat musim hujan tiba, jumlah jalan rusak kian bertambah. Tak jarang pun terjadi, akibat terperosok atau menghindar jalan rusak mengakibatkan korban luka bahkan bisa kehilangan nyawa.

    Reporter :
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber :

    Komentar

    guest
    0 Komentar
    Inline Feedbacks
    View all comments

    Berita Menarik Lainya

    Terkini

    Jangan Lewatkan