Minggu, 19 September 2021
25 C
Surabaya
More
    Jawa TimurPasuruanWarga Surabaya Tewas Dihantam KA Komuter Surabaya-Pasuruan

    Warga Surabaya Tewas Dihantam KA Komuter Surabaya-Pasuruan

    PASURUAN (Warta Transparansi.com) – Entah sudah berapa nyawa melayang di jalan perlintasan kereta api yang berada di Kecamatan Beji atau tepatnya berada di jalan masuk Batalyon Kaveleri 8 Tank.

    Kali ini Kamis dini hari (11/2/2020) sekitar pukul 04:30 Wib seorang pemotor asal Surabaya harus tergeletak tak bernyawa, akibat dihantam kereta api komuter jurusan Surabaya-Pasuruan. Kereta Api Komuter jurusan Surabaya-Pasuruan itu sendiri baru di launching sehari sebelumnya (10/2/2021)

    Seperti yang diterangkan oleh Hadi Kepala Stasiun Bangil, saat dikonfirmasi. Pihaknya membenarkan kejadian maut tersebut.

    Pemotor Honda Beat nopol L 5521 FC yang tertabrak kereta api komuter relasi Surabaya-Pasuruan tersebut yakni Heri Misdianto(51) asal Jalan Bronggalan Sawah 1/46 Surabaya.

    Baca juga :  Kejari Kab.Pasuruan, Tak Ambil Pusing Warna Partainya

    Dari posisi tergeletaknya korban dan sepeda motornya serta beberapa keterangan saksi mata kejadian. Korban berjalan dari arah barat (Surabaya), kemudian berbelok ke arah jalan masuk jalan Ro Kepuh / Yonkav yang melewati perlintasan kereta api tanpa penjaga perlintasan.

    Diduga korban tidak memperhatikan laju kereta api komuter dari arah barat, korban bersama sepedanya tak hayal tersambar kereta api tersebut.

    Petugas yang mendapat informasi dari masinis kereta api komuter relasi Surabaya-Pasuruan, langsung mendatangi TKP dan melaporkan pada petugas Polsek Beji serta mengevakuasi jasad korban ke kamar mayat RSUD Bangil,” ungkap Hadi.

    Ditempat terpisah Ka Humas PT.KAI Daops 8 Surabaya Luqman Arief,menghimbau masyarakat agar selalu berhenti sebentar dan memperhatikan keadaan jika hendak melintasi atau menyeberang perlintasan kereta api tanpa palang pintu.

    Baca juga :  Kejari Kab.Pasuruan, Tak Ambil Pusing Warna Partainya

    Seperti yang ada di jalan Ro Kepuh Yonkav-Beji, meskipun kami (PT.KAI) telah memasang rambu dan tanda bahaya namun kewaspadaan dari masyarakat sangat perlu pula,” pungkasnya.(hen)

    Reporter : Henry Sulfianto
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan