Foto Rahmad Darmawan saat diperkenalkan secara resmi menjadi pelatih Madura United di Bali pada 23 Desember 2019 lalu. Dia bertekad tetap bertahan di Madura United untuk menuntaskan tugasnya sebagai pelatih. (fito/wartatransparansi/dik)

SURABAYA (Wartatransparansi.com) – Madura United sudah membubarkan skuad sejak akhir Desember 2020 kemarin. Meski tim musim 2020 telah bubar, Achsanul Qosasi, Presiden Madura United, ingin mempertahankan Rahmad Darmawan sebagai juru racik. Kendati hingga kini belum ada tawaran perpanjangan kontrak kepada pemain dan pelatih.

Madura United sendiri belum akan berkumpul dalam waktu dekat. Manajemen klub masih menunggu keputusan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) terkait kelanjutan Liga 1. “Tim sudah bubar karena kontrak pemain berakhir. Kalau kompetisi berjalan 1 Oktober lalu, kontrak pemain akan berakhir pada Juni nanti. Tapi, kompetisi belum berjalan, jadi kami menggunakan kontrak lama,” ujar Rahmad Darmawan.

Kendati demikian, pensiunan TNI AL itu bertekad tetap bertahan di Madura United. Apalagi, Achsanul Qosasi sendiri yang memintanya untuk tetap bersama tim asal Pulau Garam ini. Sebelumnya, pelatih yang akrab disapa RD itu dikontrak selama musim 2020 dengan jabatan merangkap manajer tim.

“Belum ada kesepakatan resmi yang baru bersama Madura United, baru pembicaraan awal. Meski begitu, pertemuan terakhir saya sebulan lalu, Pak AQ meminta saya tetap di Madura United,” ungkap RD.

Bukan tanpa alasan mantan pelatih Timnas Indonesia SEA Games 2011 dan 2013 tersebut menyanggupi permintaan AQ. Pasalnya, RD merasa tugasnya bersama Laskar Sape Kerap belum rampung. Dia hanya sempat menangani tim selama tiga bulan sebelum kompetisi berhenti karena pandemi Covid-19 hingga saat ini. Madura United baru menjalani tiga pertandingan di Liga 1 2020 dengan hasil satu kemenangan, satu kali imbang, dan sekali kalah.

“Sebagai seorang pelatih, tentu menginginkan program kerja yang berkesinambungan. Saya menganggap musim lalu bukan sebuah musim yang menguntungkan untuk kita semua,” ujar RD. “Sebenarnya kami masih dalam tahap permulaan dan persiapan. Sayang harus seperti ini dan kita semua melihat kompetisi belum berjalan. Dengan tidak tuntasnya, saya berharap bisa menyelesaikan tugas di Madura United,” pungkasnya. (dik)