Minggu, 21 Juli 2024
23 C
Surabaya
More
    Jawa TimurPasuruanBerkah Jam Malam, UMKM Kuliner Tembus Rp.1 Milyar

    Berkah Jam Malam, UMKM Kuliner Tembus Rp.1 Milyar

    PASURUAN (Wartatransparansi.com) – Geliat ekonomi pra dan pasca pergantian tahun 2020 ke 2021, khususnya pada usaha mikro dan kecil di Kab. Pasuruan mulai bergeliat.Hal ini dibuktikan dengan ramainya beberapa sektor usaha di pasar tradisional dan usaha kuliner di sejumlah tempat.

    Seperti yang terpantau di pasar ikan Desa Kedungboto, Kecamatan Beji pada Kamis (31/12/2020) hingga 3 Januari 2021. Dimana sebelumnya keberadaan pasar tersebut sepi, namun dipenghujung tahun dan awal tahun sangat ramai pembeli. Pun demikian pula dengan keberadaan pasar tradisional  serta sejumlah cafe.

    Menurut pengakuan yang disampaikan oleh Sholeh (45) salah satu pedagang ikan bakar di pasar ikan Kedungboto.

    Alhamdulilah, pada saat ini (akhir dan awal tahun)kami mendapatkan rejeki melimpah. Sebelumnya kami (para pedagang) diminta oleh petugas (TNI-Polri dan Satpol PP) untuk membatasi jam berdagang di akhir tahun (31/12/2020) hingga pukul 20:00. Namun diluar perkiraan kami semua (para pedagang), pembeli ikan segar maupun bakar pada Kamis(31/12/2020) sekitar pukul 15:00, dagangan kami habis total,” ujarnya.

    Baca juga :  Kampanye Gemarikan, Pj Ketua TP PKK Pasuruan Masak Siomay dan Nugget Ikan

    Demikian pula saat keesokan harinya dan berlanjut hingga Minggu (3/1/2021), permintaan ikan bakar dan ikan segar begitu banyak. Rata-rata setiap lapak menghabiskan 2 hingga 3 kwintal ikan segar bermacam jenis diantaranya nila, gurami dan patin. Jika dihitung perputaran uang di pasar ikan ini bisa mencapai ratusan juta bahkan tembus 1 milyar dalam tiga hari.

    Ini lantaran harga ikan mengalami kenaikan rata-rata 5ribu hingga 8ribu tiap kilonya, akibat stok ikan dari petani yang tersendat hingga harus mendatangkan ikan dari luar kota,”pungkas Sholeh pedagang ikan bakar.

    Lain halnya Gunawan pedagang pracangan sembako di pasar tradisional Bangil,saat diwawancarai mengatakan,” akhir tahun kemarin (31/12/2020) pasar ditutup pukul 17:00 wib sesuai himbauan petugas,” ucapnya.

    Baca juga :  Kampanye Gemarikan, Pj Ketua TP PKK Pasuruan Masak Siomay dan Nugget Ikan

    Namun pada keesokan harinya, kebanyakan pedagang komoditi utama yakni sayur mayur,tempe,tahu, daging ayam,daging sapi,telur kebanyakan laris manis dan kehabisan stok. Padahal baru pukul 08:00 wib (Jumat,1/1/2021),”ungkapnya sembari tak hentinya mengucap rasa syukur.

    Memang di malam tahun baru, suasana disejumlah tempat sepi dan tak ada geliat masyarakat merayakan malam pergantian tahun sebagaimana biasanya. Akan tetapi pada keesokan harinya (1/1/2021). Masyarakat bagai laron mencari lampu, setelah diberlakukanya jam malam.

    Disejumlah cafe dan warung kopi ramai pengunjung bahkan tempat wisata kecil. Masyarakat mendatanginya sekedar makan bersama dan kumpul bareng bersama komunitasnya merayakan malam pergantian tahun yang tertunda.(hen)

    Reporter : Henry Sulfianto

    Sumber : WartaTransparansi.com

    COPYRIGHT © 2021 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan