Minggu, 7 Maret 2021
More
    Jawa Timur Pasuruan Bupati Pasuruan Larang ASN Rayakan Libur Natal Dan Tahun Baru Yang Mendatangkan...

    Bupati Pasuruan Larang ASN Rayakan Libur Natal Dan Tahun Baru Yang Mendatangkan Banyak Orang

    PASURUAN (WartaTransparansi.com) – Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf melarang seluruh ASN (Aparatur Sipil Negara) untuk menggelar kegiatan yang menciptakan kerumunan pada saat liburan natal dan tahun baru 2021.

    Larangan tersebut ia sampaikan saat memberikan sambutan dalam acara Puncak Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke 56 di Halaman Dinas Pendidikan, Komplek Perkantoran Pemkab Pasuruan.

    Menurutnya, larangan tersebut tak lain karena hingga kini, Indonesia masih dalam situasi Pandemi Covid-19. Sehingga untuk menekan semakin meluasnya penyebaran Covid-19, maka seluruh ASN diharapkan untuk mengisi liburan dengan kegiatan yang tak sampai mendatangkan banyak orang.

    “Yang paling penting adalah tidak mengajak banyak orang untuk menggelar kegiatan. Karena biasanya kalau udah liburan panjang, maka acaranya mesti kumpul-kumpul. Nah ini yang saya harapkan untuk ditunda,” katanya.

    Baca juga :  Bupati: Seluruh Pejabat Jangan Sampai Salahgunakan Kewenangan

    Ditegaskan Irsyad, ASN harus bisa menjadi contoh dalam hal penerapan protokol kesehatan selama Pandemi Covid-19. Dengan begitu, akan semakin banyak masyarakat yang terbiasa memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan sampai bersih dan selalu menjaga kesehatan dengan baik.

    “ASN harus bisa memberikan panutan di masyarakat agar penyebaran Covid-19 bisa terus semakin kita tekan,” singkatnya.

    Tak hanya kepada ASN, Bupati Irsyad juga meminta seluruh masyarakat Kabupaten Pasuruan untuk tidak menggelar kegiatan yang memicu terjadi kerumunan.

    Sebagai langkah prefentif, mobilitas warga akan diperketat. Terutama untuk sektor pariwisata dan kegiatan kemasyarakat.

    “Kami tidak ingin kegiatan liburan justru menjadi kluster baru penyebaran Covid-19,” tegasnya.

    Gus Irsyad, sapaan bupati menegaskan, kendati Pasuruan sudah masuk zona kuning, namun, ditegaskannya bahwa pandemi Covid-19 belum berakhir. Sebaliknya, ancaman virus yang telah merenggut ribuan nyawa itu terus bergerak dalam samar, memanfaatkan kelengahan warga.

    Baca juga :  Bupati: Seluruh Pejabat Jangan Sampai Salahgunakan Kewenangan

    Karena itu pula, Bupati kembali mengingatkan kepada warga untuk berdisiplin, mematuhi protokol kesehatan (prokes). Seperti mengenakan masker, menjaga jarak, serta rajin mencuci tangan.

    Di tingkat kecamatan, kata Irsyad, Forkompimcam terus mengingatkan kepada masyarakat dan berupaya untuk penertiban masyarakat terkait prokes.

    “Di jajaran Forkopimda, kami juga terus memberikan evaluasi-evaluasi terkait penanganan covid-19. Tidak hanya saat Nataru saja, tapi juga untuk ke depannya,” pungkasnya. (hen)

    Reporter : Henry Sulfianto
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    Komentar

    guest
    0 Komentar
    Inline Feedbacks
    View all comments

    Terkini

    Jangan Lewatkan