Jumat, 21 Juni 2024
27 C
Surabaya
More
    Jawa TimurPasuruan1794 Warga Kabupaten Pasuruan Terinfeksi Virus Corona

    1794 Warga Kabupaten Pasuruan Terinfeksi Virus Corona

    PASURUAN (Wartatransparansi.com) – Hingga hari ini, jumlah warga Kabupaten Pasuruan yang telah terinfeksi Virus Corona mencapai 1794 orang.

    Jumlah ini merupakan akumulasi dari warga yang terpapar Covid-19 sejak bulan april 2020 hingga sekarang.

    Dari catatan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, per hari ini saja, setidaknya ada 9 orang yang dinyatakan positif Covid-19. Mereka terdiri dari 1 warga Kecamatan Beji, 1 warga Bangil, 2 warga Pandaan, 2 warga Sukorejo, 1 warga Purwosari, 1 warga Winongan, dan 1 warga Tutur.

    Sedangkan dari total 1794 orang terpapar, terdiri dari 255 orang merupakan warga Bangil, 179 warga Beji, 307 warga Kecamatan Gempol, 48 warga Gondangwetan, 73 warga Grati, 29 warga Kejayan, 68 warga Kraton, 36 warga Lekok, 4 warga Lumbang, 35 warga Nguling, 186 warga Pandaan, 8 warga Pasrepan, 41 warga Pohjentrek, 71 warga Prigen, 47 warga Purwodadi, 109 warga Purwosari, 10 warga Puspo, 63 warga Rejoso, 53 warga Rembang, 110 warga Sukorejo, 2 warga Tosari, 11 warga Tutur, 29 warga Winongan, dan 20 warga Wonorejo.

    Sementara itu, dari 1794 warga yang telah terinfeksi, sebanyak 1552 orang sudah dinyatakan sembuh dan bebas dari Virus Corona atau mencapai 86,51% tingkat kesembuhannya, 153 orang meninggal dunia, dan 89 orang lainnya masih dirawat.

    Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Syaifudin Ahmad mengatakan, untuk warga yang masih dalam perawatan, ada yang ditreatment di RS Bangil, RS Grati, BLK Rejoso, SKB Pandaan, isolasi mandiri maupun tengah dirawat di RS luar daerah.

    “Mari kita doakan untuk warga yang terpapar agar segera bisa sembuh dan beraktifitas seperti sedia kala,” kata Syaifudin, di sela-sela kesibukannya, Senin (23/11/2020).

    Dengan masih adanya warga yang terpapar, Syaifudin menghimbau warga Kabupaten Pasuruan untuk disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan.

    “Delapan bulan adalah waktu yang cukup lama bagi kita. Mudah-mudahan pemahaman masyarakat sudah sangat tinggi, sehingga kita semua sudah punya cara untuk bagaimana bisa terhindar dari virus corona. Jangan lupa 5M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun, meningkatkan imun tubuh serta memperbanyak doa,” tutupnya. (hen)

    Reporter : Henry Sulfianto

    Sumber : WartaTransparansi.com

    COPYRIGHT © 2020 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan