Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon foto bersama usai pertemuan antara delegasi DPR RI dengan Gubernur Bali di Kantor Gubernur Bali, Denpasar

JAKARTA (Wartatransparansi.com – DPR RI telah ditunjuk secara aklamasisebagai tuan rumah penyelenggaraThe 5th Meeting of Speakers of Eurasian Countries of Parliaments (MSEAP) bersama dengan Rusia dan Korea Selatan sebagai co-hostpada sidang ke-4 MSEAP pada September 2019 di Kazakhstan. Sidang ke-5 MSEAP ini seharusnya diselenggarakan pada November 2020, namun dikarenakan pandemi Covid-19 ditunda hingga tahun 2021.

 

“Ini untuk pertama kalinya DPR RI menjadi tuan rumah Sidang MSEAP yang menghimpun para Ketua Parlemen di kawasan Eropa dan Asia. Lebih dari 100 parlemen akan diundang ke Sidang ke-5 MSEAP. Diharapkan sidang ini dapat memberikan multiplier effect langsung kepada masyarakat,” kata Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon saat pertemuan antara delegasi DPR RI dengan Gubernur Bali di Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Selasa (17/11/2020).

 

Politisi Partai Gerindra tersebut menambahkan, selain Sidang ke-5 MSEAP, DPR RI juga telah ditetapkan sebagai tuan rumah penyelenggara (host) Sidang Umum Inter-Parliamentary Union (IPU) tahun 2022 dan Sidang Umum ke-43 ASEAN Inter-Parliamentary Assembly (AIPA) tahun 2023. DPR RI sudah pernah  menjadi tuan rumah Sidang IPU, Sidang AIPA, Sidang APA, hingga Sidang WPFSD. Seluruh sidang tersebut diselenggarakan di Bali.

 

Pertemuan dengan Gubernur Bali dilaksanakan dalam rangka observasi daerah yang potensial sebagai tempat tempat penyelenggaraan sidang keparlemenan internasional/ regional berskala besar di Indonesia pada tahun 2021. Gubernur Bali I Wayan Koster menyambut baik dan sangat mendukung rencana BKSAP DPR RI untuk mengusulkan Bali sebagai sebagai tempat potensial bagi penyelenggaraan sidang keparlemenan internasional/ regional paska pandemi Covid-19.

 

Dalam sesi diskusi, Delegasi BKSAP DPR RI menerima usulan Gubernur Bali agar tempat sidang (venue) tidak dikonsentrasikan di kawasan Nusa Dua, tetapi dialihkan ke kawasan lain seperti kawasan Ubud dan Sanur agar sidang keparlemenan memiliki dampak yang luas dan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Bali. “Pemda Bali siap untuk memfasilitasi mobilitas delegasi dan keamanan serta kelancaran sidang keparlemenan yang akan diselenggarakan di Bali,” tegas Koster.

 

Delegasi BKSAP yang hadir dalam pertemuan tersebut yakni Wakil Ketua BKSAP Charles Honoris (F-PDIP), Putu Supadma Rudana (F-PD), Mardani Ali Sera (F-PKS) dan sejumlah Anggota BKSAP, di antaranya Johan Budi S. Pribowo (F-PDIP), Andi Achmad Dara (F-PG), Fadhlullah (F-P.Gerindra) Ratih Megasari Singkarru (F-NasDem), Luluk Nur Hamidah (F-PKB), Muslim (F-PD), Jazuli Juwaini (F-PKS), dan Ema Umiyyatul Chusnah (F-PPP). (din)