Jumat, 26 Juli 2024
26 C
Surabaya
More
    Jawa TimurMagetanPemkab Magetan Gulirkan Program Bunda Kasih Dan Bedah Rumah

    Pemkab Magetan Gulirkan Program Bunda Kasih Dan Bedah Rumah

    MAGETAN (WartaTransparansi.com) –  Tugas pemerintah  yang diamanahkan UUD 1945 agar hak dapat hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal  dan mendapatkan lingkungan yang baik yang  sehat  terpenuhi.

    Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kabupaten Magetan  melalui program yang menyentuh pada hak-hak pokok rakyat di gulirkan, seperti Program Bunda Kasih dan Program Bedah Rumah .

    Bupati Magetan Suprawoto mengatakan Program Bunda Kasih sebagai salah satu program pembangunan non fisik yang bertujuan untuk membantu para lansia yang hidup kurang layak  di usia senjanya.

    Meski baru mengcover sekitar 200 lansia yang tersebar di sejumlah  kecamatan,program pelaksanaannya dilakukan dengan sistem kemitraan, “Saat ini baru bisa mengcover sejumlah 200 lansia,” ungkap Suprawoto.

    Baca juga :  Ini Harapan Ketua PC NU Magetan untuk Kader PKB Yang Akan Pimpin DPRD

    Pemkab Magetan Gulirkan Program Bunda Kasih Dan Bedah Rumah

    Diharapkan mampu menjadi pengungkit pihak lain  lebih peduli terhadap sesama. Dari kurang lebih 5000 lansia yang terdata pada Dinas Sosial  Magetan yang perlu penanganan khusus karena keterbatasan yang dimilikinya. Pemerintah berkomitmen  memberikan kehidupan yang layak bagi mereka.

    Dengan alokasi anggaran 300 ribu perorang setiap bulannya di wujudkan dalam bentuk pangan. Program ini setidaknya dapat menempatkan para lansia  “Lulo “ untuk bisa hidup layak dan sejahtera di penghujung usia mereka. “Kita semua akan menuju kesana (lansia), bagaimana mungkin kita tidak bisa memberikan yang terbaik bagi mereka ” ujar Kang Woto panggilan akrab Bupati Magetan.

    Sementara itu program bedah rumah saat ini sekitar 7000 unit rumah dari data Dinas Perumahan dan Pemukiman Magetan yang kurang layak huni. Pemerintah secara bertahap terus berupaya untuk membuat  hunian mereka, layak dan  dapat ditempati.”Pemerintah berupaya memastikan masyarakat Magetan  hidup dalam kondisi tempat yang layak dan sehat “ kata Suprawoto

    Baca juga :  Mantan Ketua PKB Magetan Kyai Nasrudin :Jangan Pilih Ketua DPRD yang Asusila Dan Cacat Moral 

    “ Untuk itu dibutuhkan kerjasama dan kolaborasi semua pihak  untuk mengatasi permasalahan ini “ tambah Suprawoto  disela-sela  bedah rumah  dari CSR salah satu perusahaan swasta Magetan. Meski pelaksanaan bedah rumah terjadi penundaan beberapa waktu akibat situasi pandemi namun ditargetkan 428 unit rumah tidak layak huni (RTLH) akan di bedah pada tahun 2020 melalui sejumlah program baik yang bersumber dari APBD provinsi maupun APBD melai DAK dan DAU serta CSR dari perusahaan dan komunitas sosial.(adv/rud)

     

    Reporter : Rudy/Faisal

    Sumber : WartaTransparansi.com

    COPYRIGHT © 2020 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan