Untuk Liga 2 menggunakan format home tournament di mana ada 4 klub peserta sebagai tuan rumah babak penyisihan. “Kami memberikan Rp200 juta utuh kepada setiap tuan rumah,” ujar Sudjarno.
Berdasarkan pengundian yang dilakukan secara virtual pada Rabu (19 Agustus), keempat tuan rumah fase grup Liga 2 musim 2020 adalah Badak Lampung FC (Grup A), PSCS Cilacap (Grup B), PSPS Pekanbaru (Grup C) dan PSMS Medan (Grup D). Sebagai tuan rumah, klub-klub itu harus memenuhi beberapa syarat seperti menanggung pembiayaan untuk transportasi dan penyelenggaraan pertandingan sesuai protokol kesehatan.
Liga 2 Indonesia musim 2020 digelar pada 17 Oktober-5 Desember 2020. Nantinya, setelah melalui babak penyisihan grup, delapan klub terbaik akan masuk ke babak perempat final. Di sini, tim-tim ditempatkan ke dalam dua grup. Kemudian, pertandingan semifinal dan final dilaksanakan dengan pertandingan tunggal (single match).
Adapun pembagian grup Liga 2 Indonesia musim 2020 adalah sebagai berikut.
Grup A: Badak Lampung FC, Babel United FC, Perserang, PSBS Biak, Cilegon United FC, Persewar Waropen.
Grup B: PSCS Cilacap, Kalteng Putra, Persiba Balikpapan, PSKC Cimahi, Persis Solo, Persigo Semeru.
Grup C: PSPS Pekanbaru, Mitra Kukar, Martapura FC, Putra Sinar Giri, AS Abadi Tiga Naga, PSIM Yogyakarta.
Grup D: PSMS Medan, Sulut United, Semen Padang, Persekat, Persijap Jepara, Sriwijaya FC. (sr)





