TOKOH MUDA : Ady Kriesna (kanan) Ketua terpilih dan Kukuh Raharjo, sebagai Sekretaris Golkar Bondowoso hasil Musda di DPD Golkar Jatim, Surabaya, Selasa (28/7/2020)

SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Meski pelaksanaan Musda X Partai Golkar Kabupaten Bondowoso molor hampir 5 jam dari jadwal, dan suasana yang terus tegang sejak awal, akhirnya berhasil memilih Ketua baru periode 2020-2025.

Musda Dibuka Ketua Golkar Jawa Timur M. Sarmuji dan ditutup Sekretaris DPD Sahat Tua Simanjuntak. Hadir dalam Musda ini,anggota DPR RI  Dapil lll Zulfikar Arsi Sadikin yang juga menjabat Ketua bidang organisasi DPP Partai Golkar.

Lalu anggota DPRD Provinsi Jatim Dapil lV Bondowoso Pranaya Yudha Mahardika, Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Jawa Timur Kodrat Sunyoto, wakil Ketua  Bidang Organisasi Herry Soegihono dan beberapa Wakil Ketua.

Pada sidang paripurna IV di pimpin Meulila Osman, Wakil Ketua Bidang Media dan Penggalangam Opini DPD Golkar Provinsi, dengan agenda pemilihan ketua.  Meulila dibantu Sekretaris H. Kodri (unsur satkar ulama) dan tiga anggota.

Laporan pertanggungjawaban periode sebelumnya disampaikan Ketuanya HM. Supriyadi, diterima oleh peserta Musda tanpa catatan. Sebanyak 36 pemilik suara (23 PK plus Hasta Karya), juga sepakat untuk memilih Ady Kriesna sebagai Ketua DPD Golkar Kabupaten Bondowoso. Atas kesepakatan bersama sidang juga memberikan catatan bahwa sebagai sekretaris adalah Kukuh Raharjo.

Sekretaris DPD Golkar Jatim Sahat Tua Simanjuntak (kanan) menyerahkan pataka Partai kepada Ady Kriesna, untuk di kibarkan seluruh penjuru kabupaten Bondowoso.

Ketua terpilih diberikan waktu selama 30 hari untuk menyusun pengurus periode 2020-2025, bersama formatur dengan ketua Ady Krisna, M. Syaifullah Maksum dari DPD Provinsi, Kukuh Raharjo (AMPG/Sekretaris), Yondri mewakili Pengurus Kecamatan dan Rosidi dari Hasta Karya.

Mengawali sambutannya, Ketua DDP Golkar Jatim M. Sarmuji mengucapkan selamat datang 23 Ketua Pengurus Kecamatan Bondowoso, Ormas pendiri dan yang didirikan di Surabaya. Kami sangat mengapresiasi semangat teman teman Bondowoso yang sejak pagi dengan sabar mengikuti semua proses Musda.

“Alhamdulillah judulnya acara ini  musyawarah. Andaikan bukan musyawarah daerah mungkin hasilnya pasti beda.

Hari ini saya sangat gembira karena pak HM Supriyadi, Ketua DPD Bondowso telah memberikan keteladanan dengan memberikan kesempatan kepada dua tokoh muda yakni Ady Kriesna dan Kukuh  Raharjo. Jika kedua tokoh  muda ini berkolaborasi, saya kok yakin Golkar Bondowoso kedepan akan mendapat 10 kursi, kata M. Sarmuji.

Kepada kader Golkar Bondowoso dan anak anak muda jangan sia-siakan pengorbanan Pak Supriadi. Mari kita buktikan bahwa Musda X Partai Golkar Kabupaten Bondowoso ini bisa menghasilkan yang lebih baik .

Ketua DPD Jatim M. Sarmuji, dua dari kanan saat pembukaan Musda Golkar Bondowoso, Selasa (28/7/2020)

Sarmuji juga memuji Ady Kriesna dan Kukuh Raharjo  yang dianggapnya sangat luar biasa. Tau pada saat harus berjuang, saat bertempur. Dan tau saat mana harus bersatu membangun Partai.

Sementara itu Sekretaris DPD Golkar Jatim Sahat Tua Simanjuntak mengaku makin optimis dengan tampilnya dua tokoh muda Ady dan Kukuh. Golkar kedepan memang harus dipimpin tokoh tokoh muda. Ady Kriesna dan Kukuh Raharjo adalah pribadi yang sangat santun. “Dengan kemampuan dan jaringan yang berdua miliki Golkar Bondowoso akan semakin besar,” kata Sahat.

Kepada Kukuh Raharjo, Sahat berpesan bahwa posisi sekretaris itu harus patuh pada ketua. Jangan ada dua matahari dalam satu organisasi. Sama seperti saya di Provinsi. ujar Sahat.

Menurutnya, jabatan ketua Golkar bukan seperti di birokrasi. Tapi pengabdian dan berani berkorban. Gunakan pengaruh politik untuk menarik orang lain ke Golkar. Mereka yang sedang tidur, bangunkan mereka. Yang keluar tarik lagi.

“Ceritakan bahwa rumah kita sudah bagus. Dan gunakan pengurus yang memiliki akar sosial. Pemilu Legislatif bukan pemilu narasi melainkan eksekusi,” ucapnya.

Sedankan Ady Kriesna  dalam kata sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kukuh Raharjo. Dia menyatakan ingin berlayar bersama membesarkan Golkar di Bondowoso.

Tantangan Golkar kedepan sangat besar yakni menang di pemilu 2024. Kebersamaan dengan Kukuh Rajarjo adalah kepentingan bersama untuk  Golkar di Bondowoso.

Sebagaimana diketahui pada Pileg 2019, Golkar Bondowoso menmepatkan 6 kader terbaiknya di DPRD Bondowoso. Naik satu kursi dari sebelumnya. Sementara jumlah suaranya dari 49.000 menjadi 52.000 suara. (min)