SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Memang Armuji sudah menyatakan mundur dari pencalonannya sebagai cawawali di Pilkada Surabaya. Namun Armuji siap maju lagi jika diperintah Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri.
Dia bakal patuh dan siap menjalankan semua perintah partai. “Kalau DPP atau Ibu Megawati memerintahkan seperti itu, saya bersedia dan tegak lurus akan mematuhi perintah partai dan akan bekerja dengan baik,” ujar Armuji, Rabu (8/7/2020) malam.
Bahkan, Cak Ji—panggilan Armuji– yang memiliki modal elektoral, yakni meraih suara terbanyak pada Pileg 2019 di daerah pemilihan (dapil) Jatim 1 (Surabaya) dengan 136.308 suara, yakin bisa memenangi pilkada mendatang. “Saya akan bekerja baik dan Insya Allah menang. Karena itu, saya mohon doa restu warga Surabaya,” tandas Cak Ji.
Lebih jauh, anggota DPRD Jatim ini menyatakan jika rekom DPP PDI-P untuk Pilkada Surabaya sampai sekarang ini kini belum turun. Menurut Cak Ji, semua tidak ada yang tahu kapan rekom itu akan diberikan DPP. “Itu domain DPP dan Ibu Megawati. Jadi, sampai sekarang tidak ada yang tahu kapan rekom itu diumumkan dan diberikan kepada siapa,” ungkapnya.
Ditanya apakah mundurnya dari pencalonan bacawawali karena alasan politik? Cak Ji dengan tertawa menyatakan tidak benar. Dirinya hanya ingin konsentrasi membantu masyarakat yang terdampak Covid-19. Apalagi kasus di Surabaya cukup tinggi.
Tidak ada itu politik atau jegal menjegal. Itu hanya bumbu-bumbu politik saja. PDI-P Surabaya tetap solid kok,” ujarnya.Karena itu, Cak Ji menegaskan, siapa pun yang direkom DPP nanti, semua akan menerima dengan legowo, termasuk dirinya.
Siapa pun yang ditugaskan partai, saya legowo. Bahkan, saya akan membantu memenangkannya. Sekali lagi saya patuh kepada perintah DPP dan Ibu Megawati,” imbuhnya.





