Sabtu, 22 Juni 2024
31 C
Surabaya
More
    Jawa TimurPasuruanPolres Pasuruan Salurkan 10 Ton Beras Untuk Warga Terdampak Covid-19 

    Polres Pasuruan Salurkan 10 Ton Beras Untuk Warga Terdampak Covid-19 

    PASURUAN (WartaTransparansi.com) – Sebanyak 10 ton beras yang merupakan bantuan dari Mabes POLRI, mulai disalurkan Polres Pasuruan ke warga terdampak Covid-19 di Kabupaten Pasuruan.

    Setiap warga mendapatkan masing-masing 5 kg. Sehingga apabila dibagikan, maka ada sekitar 2000 orang penerima bantuan beras ini.

    Kapolres Pasuruan, AKBP Rofiq Ripto Himawan mengatakan, bantuan beras ini merupakan bentuk kepedulian dari Mabes POLRI terhadap masyarakat kurang mampu yang sangat membutuhkan bantuan di tengah Pandemi Covid-19.

    “Beras ini adalah kebutuhan pangan yang paling utama. Apalagi di tengah wabah Virus Corona seperti sekarang, banyak sekali warga kurang mampu yang kekurangan. Untuk beli beras saja, banyak warga miskin yang kesulitan,” katanya, sesaat setelah selesai menyerahkan bantuan beras secara simbolis, di Jalan Mapolres Pasuruan, Bangil, Sabtu (30/05/2020) pagi.

    Ditegaskan Rofiq, bantuan beras ini hanya diperuntukkan untuk warga yang belum menerima bantuan apapun. Baik dari APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) maupun APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah). Dengan begitu, tidak ada over laping alias warga yang menerima double bantuan.

    “Makanya kami juga menghimpun perhimpunan mahasiswa untuk sama-sama ikut mengawasi penyaluran bantuan beras ini,” tegasnya.

    Lebih lanjut Rofiq mengungkapkan bahwa bantuan ini akan disalurkan ke 17 Kecamatan di wilayah Hukum Polres Pasuruan dan akan diselesaikan hanya dalam 1-2 hari saja.

    “Anggota kami juga banyak. Semuanya kami kerahkan untuk bisa membantu penyaluran beras ini, sekaligus mengecek apakah warga yang menerima bantuan ini betul-betul belum pernah mendapatkan bantuan, atau justru sudah berkali-kali. Ini yang harus kami pastikan terlebih dahulu,” ucapnya.

    Di sisi lain, Kapolres Rofiq juga menyerahkan bantuan untuk 1256 para pekerja di tempat-tempat wisata di Kabupaten Pasuruan. Khususnya mereka-mereka yang paling terdampak akibat Covid-19, dan bekerja di tempat tempat pariwisata yang menjadi ikonik daerah hingga tempat wisata berskala internasional.

    “Salah satunya di Tosari yang menjadi satu kesatuan wisata di TNBTS (Taman Nasional Bromo Tengger Semeru), dan ini adalah jujukan wisata nasional. Banyak yang menjadi pengangguran. Seperti supir jeep, tukang parkir, tukang ojek, sampai tukang bersih-bersih juga menjadi target sasaran bantuan ini,” jelasnya. (hen)

    Reporter : Hen

    Sumber : WartaTransparansi.com

    COPYRIGHT © 2020 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan