Kadis PU Bina Marga Jatim, Gatot Sulistyo Hadi saat ditemui awak media di ruang kerjanya dengan menunjukan kondisi Jalan di Jatim. 

SURABAYA (WartaTransparansi.com) –Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Jatim memastikan saat ini kondisi Jalan kondisi bagus. Bahkan pihak Bina Marga Jatim menegaskan melakukan perbaikan jalan di Jatim tanpa melihat jalur mudik atau tidak.

Meski tahun ini tidak ada mudik karena pandemi Covid 19, Jalur mudik ataupun bukan, kami berkomitmen akan melakukan perbaikan jika ditemukan jalan yang rusak, ” tegas Kadis PU Bina Marga Jatim, Ir Gatot Sulistyo Hadi dikonfirmasi di Kantonya, Selasa (26/5).

Dikatakannya, sejak beberapa tahun lalu, dirinya menyiapkan program 1 x 24 jam jalan rusak langsung diperbaiki. ” Saya komitmen tetap melakukan perbaikan untuk kenyamanan pengguna jalan. Seandainya ada yang tanya bagaimana dengan jalur mudik? Itu sudah masuk dalam ranah penanganan jalan secara menyeluruh untuk jalan provinsi,” katanya.

Meskipun bukan jalur mudik ada yang berlubang saya perbaiki, tidak melihat jalur mudik atau biasa. Jalur mudik itu hanya untuk pengamanan saja. Manakala ada jalur longsor atau tebing badan jalan yang longsor itu baru diamankan,” ungkap Gatot.

Apakah ada jalur yang diprioritaskan ia mengatakan Tidak. “Saat ini kondisi jalan provinsi sudah bagus,” terangnya.

Terakhir jalan provinsi yang rusak di Pujon di KM 35 dan sudha diperbaiki. Kerusakan disenabkan lonsor yang terjadi pada bulan Januari lalu. Seprempat badan jalan mengalami longsor, sudah dilakukan perbaikan dan selesai dua minggu lalu.

Untuk mempermudah memantau jalan provinsi yang rusak, Dinas PU Bina Marga memaksimalkan teknologi informasi dengan melibatkan masyarakat. Dinas PU Bina Marga menyiapkan aplikasi Jalak Loewe akronim dari Jalan Rusak Lapor Dewe.

Dengan aplikasi ini Bina Marga Jatim mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi dan mengadukan jika menemukan jalan yang rusak.

Pengaduan ini akan langsung ditindaklanjuti. Aplikasi Jalak Loewe isinya cukup sederhana. Setelah men-download di Google Play Store, masyarakat yang ingin melaporkan jalan rusak cukup menampilkan foto dan lokasi jalan rusak yang dimaksud. (guh)