BANYUWANGI WartaTransparansi.com) – Jumlah rumah isolasi berbasis desa yang siap “mengarantina” para pemudik di Banyuwangi terus bertambah. Rumah-rumah tersebut disiapkan untuk mengisolasi para pemudik demi memutus mata rantai penyebaran virus Corona (Covid-19).
“Per tadi pagi sudah 212 rumah dengan 495 kamar yang siap, dan akan terus bertambah. Kalau kemarin kan baru 181 rumah. Target kami, di setiap 217 desa/kelurahan ada satu atau dua rumah isolasi. Bisa manfaatkan balai desa, gedung pertemuan warga, rumah warga yang tidak dipakai dan sebagainya,” ujar Kepala Dinas Kominfo Banyuwangi Budi Santoso, Selasa (7/4/2020).
Dia menjelaskan, ratusan rumah isolasi itu tersebar ke berbagai desa. “Setiap pendatang didata RT dan desa, dengan koordinasi bersama Puskesmas, lalu wajib isolasi mandiri 14 hari. Jika kondisi rumah yang bersangkutan tidak memungkinkan karena ramai keluarga, atau jika kemudian ditemukan bahwa mereka tidak isolasi mandiri, maka petugas Babinsa dan Bhabinkamtibmas bergerak membawa ke rumah isolasi yang disiapkan,” ujarnya.
“Tapi akan lebih tunda mudik dulu. Kita tidak tahu siapa yang jadi carrier virus. Sayangi diri sendiri dan keluarga di rumah,” imbuh Budi.





