“Kami juga mencari inspirasi inovasi. Daerah ini adalah sumber belajar yang tepat karena kami melihat banyak inovasi dan kreativitas yang dilakukan daerah ini bisa menjadi masukan berharga untuk peningkatan kinerja kami. Sehingga kami bisa mempercepat reformasi agar berhasil mengahadapi tantangan yang semakin berat,” ujanya.
Rakorgab ini dilaksanakan 13 dan 14 Februari. Selama di Banyuwangi, rombongan melakukan benchmarking ke Mall Pelayanan Publik.
Rakorgab tersebut dihadiri Wakil Mentri Keuangan RI, Suahasil Nazara. Sebelumnya, juga digelar rapar koordinasi daerah (rakorda) Kanwil DJP Jatim III, pada 11 dan 12 Februari.
Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas berterima kasih atas kepercayaan berbagai kementerian, lembaga, BUMN, dan swasta yang telah menggelar pertemuan di Banyuwangi.
“Pertemuan yang dihelat Ditjen Pajak dan Ditjen Bea Cukai Jatim di sini semakin melengkapi kunjungan berbagai lembaga yang sebelumnya juga menggelar kegiatan yang sama. Ini akan semakin meramaikan wisata MICE (meeting, incentives, conferences, exhibition) di Banyuwangi,” kata Anas.
Terkait inovasi, Anas menjelaskan jika inovasi telah menjadi nafas dalam kinerja pemerintahan daerah. Banyuwangi sendiri selama dua tahun berturut-turut ditetapkan sebagai Kabupaten Terinovatif se Indonesia oleh Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri).
“Inovasi adalah kunci untuk menghadirkan kemajuan di tengah keterbatasan yang kami miliki. Selain itu kami juga menentukan skala prioritas dalam bekerja agar hasil yang didapatakan bisa optimal untuk mencapai kemajuan daerah,” kata Anas.(jam/yin)





