Selain menggelar rapat koordinasi gabungan (rakorgab), para pejabat ini ke Banyuwangi untuk mengeksplorasi berbagai inovasi yang digeber Banyuwangi.
Dari Ditjen Pajak, hadir Kepala Kanwil DJP Jatim I Ekasila Kusna Jaya, Kepala Kanwil DJP Jatim II Lusiani, Kepala Kanwil DJP Jatim III Agustin Vita Avantin, Kepala Kantor Pajak se-Jatim, serta ratusan kepala seksi DJP.
Sementara dari Ditjen Bea cukai, hadir Kepala Kanwil DJBC Jatim I M. Purwantoro, dan Kepala Kanwil DJBC Jatim II Oentoro Wibowo, beserta jajarannya.
Agustin mengatakan ada sejumlah alasan yang mendorong para pejabat di Kementerian Keuangan tersebut menggelar rakor di kabupaten The Sunrise of Java ini.
Menurutnya Banyuwangi adalah salah satu daerah yang mampu berkembang secara cepat dalam waktu yang cukup singkat. Hal ini didorong adanya semangat perubahan yang kuat di seluruh kalangan masyarakat. Mulai di jajaran pemerintahan hingga masyarakat.
Inilah yang membuat rombongan ini tertarik untuk bertandang ke Banyuwangi. Mereka ingin belajar langsung bagaimana kiat pemerintah daerah menggerakkan warganya.
“Kami sudah melihat langsung kemajuan Banyuwangi yang merata di berbagai sektor. Namun yang paling mengagumkan adalah keseragaman mindset masyarakatnya yang menginginkan Banyuwangi maju. Inilah yang ingin kami pelajari dari Bupati Banyuwangi bagaimana kiat menggelorakan semangat masyarakat sehingga mau bergerak bersama,” kata Agustin.
Ratusan inovasi yang digeber Banyuwangi juga menjadi perhatian rombongan ini. Mereka menilai Banyuwangi sebagai daerah yang maju dan sangat inovatif.





