Senin, 12 April 2021
26 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabaya Kesehatan Nunggak Rp 62,4 Miliar ke Pemkot Surabaya

    BPJS Kesehatan Nunggak Rp 62,4 Miliar ke Pemkot Surabaya

    Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Kota Surabaya tahun 2019 memang sudah tutup buku. Namun, sebenarnya masih ada pendapatan yang belum terealisasikan hingga akhir tahun lalu. Potensi pendapatan itu adalah tunggakan piutang dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) sebesar Rp 62,.

    Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya Febria Rachmanita mengatakan tunggakan kepada rumah sakit milik sebesar Rp 62.433.000.000. Tunggakan itu untuk kapitasi dan non kapitasi serta klaim dari rumah sakit pemerintah kota.

    “Tunggakan itu sampai Bulan Desember 2019, karena bermacam-macam, ada yang rawat jalan Bulan Mei belum terbayarkan, ada yang hingga Desember,” kata Feni-sapaan Febria Rachmanita saat jumpa pers di kantor Humas Pemkot Surabaya, Senin (6/1/).

    Baca juga :  Sempat Bingung, Akhirnya Wali Kota Eri Bisa Kirim Bantuan ke NTT Via Lantamal V

    Akibat tunggakan ini, cash flow keuangan rumah sakit milik Pemkot Surabaya itu terganggu, terutama untuk beli obat. Selain itu, jasa layanan dokter juga bermasalah, sehingga jasa layanan dokter ini belum terbayarkan 4-5 bulan. “Tapi saya pastikan bahwa layanan kesehatan kepada masyarakat tidak akan terganggu meskipun ada tunggakan dari BPJS ini. Sebab sudah ada subsidi dari pemerintah kota,” tegasnya.

    Reporter :
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber :

    Komentar

    guest
    0 Komentar
    Inline Feedbacks
    View all comments

    Berita Menarik Lainya

    Terkini

    Jangan Lewatkan