“Banyak nilai baik yang terkandung. Pasar tradisional memungkinkan ada tegur sapa pedagang dan pembelia, sehingga ada keakraban. Beda dengan pasar moderen yang interaksinya kaku. Ada budaya silaturahim di pasar tradisional,” kata Anas.
Juara pertama dalam lomba antarpasar di ajang Festival Pasar Tradisional ini adalah Pasar Blambangan dengan hadiah sapi, juara kedua Pasar Banyuwangi dengan hadiah tiga ekor kambing, dan juara ketiga Pasar Genteng yang mendapat hadiah dua ekoor kambing.
“Sapi dan kambingnya bisa disembelih, dimakam bareng-bareng, sehingga makin menambah keguyuban antarpedagang, makin kompak ke depan untuk sama-sama berbenah. Sekaligus sapi dan kambingnya bisa dinikmati dalam tasyakuran sederhana, agar rezeki terus mengalir ke pasar tradisional,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, juga diluncurkan Sistem Informasi Manajemen (SIM) Pasar yang tujuannya untuk menata manajemen pedagang pasar. Bekerja sama dengan Bank Jatim, lewat sistem tersebut, data pedagang dan retribsuinya bisa terpantau dengan baik secara real time. (yin/jam)





