Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, pasar tradisonal harus terus berbenah agar tetap bisa menarik bagi konsumen di tengah persaingan beragam tempat dan metode berbelanja.
“Misalnya soal kebersihan pasar agar nyaman untuk berbelanja. Untuk itu, kami menggelar lomba pasar tradisional sebagai salah satu upaya meningkatkan daya saing pasar tradisional,” kata Anas.
Dalam festival pasar tradisional, belasan pasar tradisional yang ada di Banyuwangi berkompetisi menjadi pasar yang paling nyaman untuk berbelanja. Pasar tradisional yang ada di kecamatan dinilai oleh tim juri independen. Mulai dari sisi kebersihan, pengelolaan sampah, hingga sarana dan fasilitas yang disediakan pasar tersebut.
“Inilah salah satu alasan kami menggelar event ini. Kami ingin mengubah kesan, menjadikan pasar tampil bersih sehingga nyaman sebagai tempat transaksi belanja. Apalagi kini sudah mulai banyak wisatawan yang menjadikan pasar sebagai bagian dari city tour. Tentunya, ini memaksa pasar harus membenahi tempatnya,” kata Anas.
Selain itu, Anas mendorong tumbuhnya pasar tradisional sebagai bentuk melestarikan warisan budaya. Pasar tradisional dinilai menjadi representasi wajah daerah.





