Walang Kadung, Garda Terdepan Pemadam Kebakaran Surabaya

Walang Kadung, Garda Terdepan Pemadam Kebakaran Surabaya
Tim Walang Kadung Dinas Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Surabaya selalu menjadi garda terdepan dalam pemadaman kebakaran yang terjadi di Kota Surabaya.

Kepala Satpol PP Surabaya ini juga memastikan bahwa personil Walang Kadung ini tidak sembarangan. Pasalnya, harus melalui tes khusus dan harus memiliki lisensi untuk mengendarai kendaraan ini. Makanya, personilnya diambil dari tim Orong-orong yang merupakan tim andalan dari PMK. “Mereka ini fisiknya di atas rata-rata dan memiliki kualifikasi yang lebih dibanding personil lainnya,” tegasnya.

Irvan memastikan, Tim Walang Kadung ini sudah mengantongi ijin dari jasa marga untuk beroperasi dan melintas di jalan tol saat terjadi kecelakaan, sehingga nantinya PMK dapat membantu jika terjadi kebakaraan pada kendaraan di tol. “Kami juga bisa masuk tol sekarang dan bisa membantu saat terjadi kecelakaan,” imbuhnya.

Ia juga menambahkan, apabila tidak ada kebakaran, tim ini biasanya rutin melakukan sosialisasi bahaya kebakaran dan sosialisasi cara pemadaman kebakaran. Sosialisasi itu biasanya dilakukan setiap hari ke perkampungan-perkampungan warga. “Kemarin mereka sosialisasi di Kampung Malang dan Kalianak Timur. Jadi, kalau tidak sosialisasi ya latihan, itu yang kami terapkan jika tidak ada kejadian kebakaran,” katanya.

Sementara itu, Gea, salah satu pengemudi Tim Walang Kadung mengaku senang sudah dipercaya masuk di tim ini. Ia juga mengaku tidak terlalu kesulitan masuk ke kampung padat penduduk karena sudah latihan. Bahkan, ia juga mengaku kendaraan ini lebih fleksibel dan lebih cepat tiba lokasi kejadian. “Bisa nyalip meskipun berat, namun yang paling penting lebih cepat tiba di lokasi dan masuk di gang sempit juga tidak kesulitan,” kata dia sebelum menjajal Walang Kadung.

Gea berharap dengan adanya unit ini, masyarakat dapat lebih cepat tertolong. Baik dari rumah padat penduduk maupun kebakaran yang terjadi pada kendaraan. “Terutama kendaraan ini memang fokus memberi pertolongan pertama dan membantu mengatasi kebakaran di lokasi yang padat penduduk,” ujarnya. (wt)