Dan barangsiapa apabila diberi kenikmatan oleh Allah dengan perantaraan manusia, kemudian mereka mengucapkan terima kasih, maka itu adalah merupakan akhlak mulia yang diajarkan oleh Islam. Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,
“Barangsiapa yang diberikan satu kebaikan kepadanya lalu dia membalasnya dengan mengatakan, ‘Jazaakallahu khair’ (semoga Allah membalasmu dengan kebaikan), maka sungguh hal itu telah mencukupinya dalam menyatakan rasa syukurnya” (HR. Tirmidzi no.2167, ia berkata: “Hadits ini hasan jayyid gharib”, dishahihkan Al-Albani dalam Shahih At Tirmidzi).
Adapun disisi yang lain sungguh aneh jika ada orang yang mengaku bersyukur, ia menyadari segala yang ia miliki semata-mata atas keluasan rahmat Allah. Namun disisi lain melalaikan perintah Allah dan melanggar larangan-Nya,
“Jika kalian ingkar, sesungguhnya Allah Maha Kaya atas kalian. Dan Allah tidak ridha kepada hambaNya yang ingkar dan jika kalian bersyukur Allah ridha kepada kalian” (QS. Az-Zumar: 7).





