Banyuwangi – Bertambah lagi kemajuan serta kesejahteraan masyarakat Banyuwangi. Ini dibuktikan dengan hadirnya pembangunan kawasan industri yang terletak di wilayah Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi.
Adapun luas lahan yang mencapai sekitar 487 Ha dan bisa menjadi head traffic bussines di kota ujung timur pulau Jawa, Banyuwangi.
Penuh dengan perncanaan dan penataan yang matang, berkonsep kawasan industri terpadu dapat menjadikan kawasan super elite dengan fasilitas super lengkap, dimulai dari fasilitas umum, sosial, ruang terbuka hijau, water treatment system ( embung penampung air ), ruko, mall, hotel, perumahan, gedung, perkantoran, pabrik, lapangan golf, dan fasilitas lainnya.
Kawasan industri serbaguna dengan lokasi yang strategis ini juga mudah dijangkau karena hanya berjarak 15 Km dari pelabuhan Tanjungwangi yang dapat ditempuh hanya dalam waktu kurang lebih 30 menit.
Jarak dari Stasiun kereta api 21 Km dengan jarak tempuh 31 menit, jarak dari pelabuhan penyeberangan selat Bali hanya 32 Km dapat ditempuh dengan waktu 32 menit, jarak pusat kota Banyuwangi 30 Km yang dapat ditempuh dengan waktu 45 menit, dan jarak dari bandara Blimbingsari 50 Km ditempuh dalam waktu 60 menit.
Corporate Communication PT Wongsorejo, Tria Utama memaparkan bahwa kawasan industri yang begitu luas ini nantinya diperkirakan dapat menampung tenaga kerja sekitar 70 ribu orang yang diharapkan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat Banyuwangi, karena para pengusaha dan investor besar akan menanamkan modalnya di Kabupaten Banyuwangi
Dengan rencana investasi awal 750 Milyar dan dari total 7 Triliun diperuntukkan untuk pembangunan infrastruktur kawasan, sehingga akan mampu memberikan kontribusi dalam menggerakkan ekonomi Banyuwangi,” ujar Tria. Senin (15/7)
Lanjut Tria, ditargetkan kawasan industri dapat dimulai akan berjalan pada tahun 2021 mendatang. Hal ini dikarenakan surat keputusan Gubernur Jawa Timur nomor 188/ 230/ KPTS/ 013/ 2019.





