Langkah Kemenag Pinjam Bank Dunia Rp 3,7 Triliun Disorot

Langkah Kemenag Pinjam Bank Dunia Rp 3,7 Triliun Disorot

“Perbaiki gaji guru honorer setara guru ASN. Perbaiki mutu Fakultas Keguruan, input dan dosen dan saprasnya. Libatkan masyarakat dalam pembiayaan madrasah,” kata Jejen.

Sebelumnya diberitakan, Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag), Prof. Kamaruddin Amin mengatakan, pihaknya sudah mengusulkan sebuah proyek ke Bank Dunia lewat dana Pinjaman dan Hibah Luar Negeri (PHLN). Hal ini dilakukan untuk mendongkrak kualitas madrasah swasta maupun negeri.

“Untuk mendongkraknya kita sedang bekerjasama dengan Bank Dunia. Kita mengusulkan sebuah proyek di Bank Dunia lewat dana PHLN (Pinjaman dan Hibah Luar Negeri (PHLN), yang kita sebut sebagai Reformasi Kualitas Pendidikan Madrasah,” ujar Kamaruddin.

Menurut Kamaruddin, nilai pinjaman ke Bank Dunia tersebut cukup besar. Setelah melalui proses yang cukup panjang, akhirnya proyek ‘Reformasi Kualitas Pendidikan Madrasah’ tersebut disetujui oleh Bank Dunia. “Nilainya Rp 3,7 triliun, cukup besar. Tapi yang melakukan Kementerian Keuangan. Awalnya, kami mengusulkan dan presentasi berkali-kali meyakinkan Bappenas. Kemudian Bappenas meyakinkan Kemenkeu, dan Kemenkeu negosiasi dengan Bank Dunia, dan akhirnya disetujui,” katanya. (rp/wt)