“Mereka merindukan caleg-caleg DPR. Bukan tim suksesnya. Selama ini, yang berinteraksi dengan masyarakat yang ada di kampung-kampung hanya caleg-caleg DPRD,” ujarnya.
Di setiap blusukan, Andi mengaku selalu mengadakan kegiatan kecil-kecilan, seperti pengajian bersama ibu-ibu yang melibatkan warga setempat.
“Hari ini, bersama warga Petemon Kali mengadakan pengajian. Kegiatan majelis taklim dan yasinan ini dilakukan di rumah warga. Sambutannya sangat luar biasa,” kata Ketua DPP Partai Golkar Bidang Keagamaan dan Ormas Agama.
Sosok yang semakin familiar di kalangan masyarakat Surabaya dan Sidoarjo mengatakan, masyarakat itu merasa terhormat jika didatangi caleg. Sebab, dengan blusukan, seorang caleg bisa bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“Lewat blusukan, saya banyak memahami masyarakat secara personal maupun lingkungannya. Permasalahannya berbeda-beda. Sebaliknya, masyarakat pun memahami saya sebagai caleg. Ini esensi yang harus dipahami. Jelas, bahwa sebagai rakyat, mereka pun akan memilih wakilnya yang sudah dikenal,” katanya. (wt)





