Kediri  

Bocah Penderita Hidrosefalus Di Kediri Butuhkan Bantuan

Bocah Penderita Hidrosefalus Di Kediri Butuhkan Bantuan
PT Pertamina Persero MOR 5, Rayon 5 dan Hiswana Migas Rayon 5 Kediri, saat memberikan bantuan.
Kediri – Dalam rangka mewujudkan kepedulian terhadap sesama, PT Pertamina Persero MOR 5, Rayon 5 dan Hiswana Migas Rayon 5 Kediri, Kamis (28/3/2019), memberikan bantuan kepada bocah penderita Hidrosefalus, asal Dusun Kedungcangkring, Desa Jambu, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.
Adapun, bocah berusia 1 tahun atas nama Ahmad Romdi Johansyah tersebut, mengalami penumpukan cairan pada rongga otak atau yang disebut dengan Ventrikel. Kini, kondisi kepala bocah malang itu makin membesar dan hanya dilakukan perawatan dirumah serta masih banyak memerlukan bantuan.
Bocah Penderita Hidrosefalus Di Kediri Butuhkan Bantuan
Keterangan David Tompo Iswahyudi, Dewan Pertimbangan Hiswana Migas, Rayon 5 Kediri, pihaknya sengaja melakukan penggalangan dana bersama pihak Pertamina Persero MOR 5, Rayon 5, lantaran iba akan kondisi bocah tersebut yang makin memburuk.
” Kalau bukan kita yang peduli, lalu siapa lagi? Dan, hal inilah yang mengetuk hati kami guna menggalang donasi bersama, dengan melibatkan Hiswana Migas dan PT Pertamina Persero MOR 5, Rayon 5 Kediri ” kata David Tompo Iswahyudi, saat dilokasi, Kamis (28/3/2019).
Dijabarkan David, dari penggalangan yang dilakukan terkumpul donasi Rp 60 juta dan diserahkan pada orang tua Ahmad Romdi Johansyah. Harapanya, dari sedikit bantuan yang digalang tersebut, mampu mengurangi beban mereka.
” Besar harapan kami, dana yang kami galang ini bisa bermanfaat bagi keluarga Ahmad Romdi Johansyah, guna biaya pengobatan supaya bisa sembuh. Disisi lain, pihak lain juga tergerak memberikan bantuan akan nasib bocah ini ” tukasnya.
Di tempat yang sama, Agung Nurhananto, Senior Sales Executive (SSE) Lpg MOR 5, Rayon 5, PT Pertamina Persero, mengatakan, upaya penggalangan dana ini hanya sebagai wujud peduli terhadap sesama.
” Untuk saat ini, hanya ini yang bisa kami perbuat dengan melakukan penggalangan dana. Dan, Alhamdulillah sudah bisa terkumpul Rp 60 juta, yang langsung kami berikan pada orang tua Ahmad Romdi Johansyah ” ungkapnya.
Sekedar diketahui, Ahmad Romdlzi Johansyah, bocah berumur 1 tahun tersebut, anak kedua dari pasangan Andri Budi Santoso (31) dan Suciati, (30), warga Dusun Kedungcangkring,Desa Jambu, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri.
Pengakuan Suciati, saat persalinan 1 tahun lalu memang mengalami kelainan dan kepala anaknya sudah dalam kondisi membesar. Dari kondisi tersebut, Dia dan keluarga tidak bisa berbuat banyak lantaran terbentur biaya.
” Pihak Desa dan Puskesmas Desa Jambu saja yang sudah menjenguk. Harapanya, Pemerintah Kabupaten Kediri bisa membantu kami secara maksimal untuk kesembuhan anak kami ” harapnya. (bud)