Surabaya – Caleg Partai Golkar untuk DPR RI Dapil Surabaya-Sidoarjo, Andi Budi Sulistijanto, punya gaya blusukan yang luar biasa. Sejak September 2018 hingga Maret 2019 ini, caleg nomor urut dua ini sudah menyambangi masyarakat di 479 titik di wilayah Surabaya dan Sidoarjo.
”Dalam seminggu, empat hari saya lakukan untuk blusukan dari kampung ke kampungi. Sehari, minimal tujuh titik saya kunjungi. Bahkan, jika waktunya cukup, bisa sampai sepuluh titik. Saya punya target, hingga menjelang coblosan April mendatang, saya sudah menyambangi masyarakat di 500 titik,” kata Andi Budi, Senin (25/3/2019).
Menurut Andi, masyarakat yang berada di kampung-kampung Sidoarjo dan Surabaya, merindukan kehadiran para caleg DPR RI. Sebab, selama ini yang kerap berinteraksi dengan masyarakat, mayoritas hanya caleg untuk DPRD saja.
“Mereka mengaku sangat jarang bahkan tidak tau caleg-caleg untuk DPR RI. Kalau pun ada yang membawa nama caleg untuk DPR RI, hanya tim suksesnya saja. Padahal, masyarakat ingin tau dan berjumpa langsung dengan caleg bersangkutan. Paling tidak, mereka akan menyampaikan aspirasinya, sehingga kelak jika lolos ke Senayan, aspirasi mereka bisa didengar dan direalisasi,” kata Budi.
Saat blusukan Minggu (24/3/2019) malam, Andi sempat road show di beberapa kampung, di antaranya Petemon II, Pondok Benowo Indah, Simo, dan bertemu dengan sejumlah RT/RW.
Andi yang juga Wakil Ketua Lakpesdam PBNU ini mengatakan, telah menyiapkan program pembinaan terhadap seribu majelis taklim dan yasin tahlil. Tersebar di kawasan Surabaya dan Sidoarjo. Kegiatan tersebut diadakan di rumah-rumah warga atau di luar masjid dan mushala.
“Lewat kegiatan itu pula, mereka akan bersinergi untuk memantau lingkungan. Kalau lingkungannya nggak kondusif masyarakat yang akan rugi sendiri,” tegasnya.





