Wujudkan Ketahanan Pangan, Pemkot Surabaya Berdayakan Kelompok Tani

Wujudkan Ketahanan Pangan, Pemkot Surabaya Berdayakan Kelompok Tani

Ketua Kelompok Tani Sumur Welut Makmur, Kelurahan Sumur Welut Surabaya Heri menyampaikan dalam setiap tanam cabai, pihaknya mampu menghasilkan panen sebanyak 14 kali, dengan hasil pertanaman mencapai 1 kilogram untuk jenis cabai besar. Sementara untuk cabai rawit, menghasilkan panen sekitar setengah kilogram pertanaman. Bahkan, dalam satu hektar tanaman cabai, pihaknya mampu menghasilkan 2,5 kwintal. “Untuk masa tanam cabai merah, empat hari sekali sudah dipetik. Kalau cabai rawit enam hari sekali, tapi kalau harga (cabai) lagi baik, lima hari sudah dipetik,” jelasnya.

Sementara untuk mendukung hasil produk pertanian mereka, dalam setiap bulan Pemkot Surabaya juga mengadakan kegiatan bertajuk minggu pertanian, sebagai wujud komitmen dalam mengembangkan dan mempromosikan produk pertanian, perikanan dan peternakan di Kota Surabaya. Salah satunya yaitu Heri yang selalu aktif mengikuti acara minggu pertanian tersebut, untuk mempromosikan dan menjual hasil produk-produk pertanian anggotanya.

“Saya sebulan sekali ikut bazar di Balai Kota, saya bawa jagung, kacang ijo, terong, cabe merah, cabe besar itu semuanya habis,” kata dia.

Ketua RW 03 Kelurahan Sumur Welut Surabaya Eko Wahyudi menambahkan selama ini jika ada kendala dalam bidang pertanian, Pemkot Surabaya melalui dinas terkait selalu turun untuk memberikan dukungan dan solusi atas permasalahan para petani. “Kalau ada kendala sedikit, pihak PPL langsung turun, dari pihak instansi sendiri pertanian juga turun kasih support,” pungkasnya. (wt)