Kejaksaan Tulungagung Musnahkan Ribuan Rokok Ilegal

Kejaksaan Tulungagung Musnahkan Ribuan Rokok Ilegal
Petugas memusnahkan barang bukti rokok ilegal di Kejaksaan Tulungagung, Rabu (26/12) (Ist)

Tulungagung – Kejaksaan Negeri Tulungagung, Jawa Timur, Rabu, memusnahkan ratusan ribu barang bukti rokok ilegal hasil sitaan yang kasus hukumnya telah divonis pengadilan dan dinyatakan berkekuatan hukum tetap.

Pemusnahan dengan cara dibakar di halaman Kejaksaan Negeri Tulungagung itu diikuti seluruh pejabat kejaksaan setempat dan Kantor Bea Cukai Blitar.

“Total barang bukti yang dimusnahkan hari ini nilainya sekitar Rp45 miliar. Hari ini dimusnahkan karena perkaranya sudah vonis dan dinyatakan inkrah atau berkekuatan hukum tetap,” kata Kasi Intel Kejaksaan Negeri Tulungagung Rahmat Hidayat.

Adapun merk rokok illegal yang dimusnahkan tersebut, yakni Veloz, CR7 Sejati, P45, Das Mild hitam, JSB, CR Sejati, Idaman, Jett Bold, Ertiga, Pas Exclusive, Vario, dan Joyo Baru.

Rokok-rokok ilegal tersebut sepintas memang mirip dengan rokok yang legal. Selain dikemas dengan rapi, pada desain gambar rokok tersebut juga mencantumkan kata peringatan lengkap dengan gambar dan kalimat “Merokok dekat anak berbahaya bagi mereka”.

Sedangkan pada bagian alasnya, pada rokok ilegal tersebut juga tertera tulisan “di produksi oleh” dan “kode produksi”.

Namun, jika diperhatikan, pada bagian tersebut tidak dicantumkan rokok tersebut diproduksi dimana dan kode produksinya.

Dibandingkan dengan rokok legal, kemasan dari rokok ilegal tersebut juga terkesan lebih lemah. Yang jelas, pada rokok ilegal tersebut tidak ada pita cukainya.

Menurut Rahmat Hidayat, kasus rokok ilegal tanpa dilengkapi pita cukai tersebut masuk tindak pidana khusus lainnya yang masuk ranah pidana bidang ekonomi.

Terdakwa dari kasus tersebut, yakni Solihun, warga Jawa Tengah, yang telah divonis pada 12 Desember 2018.