Selasa, 16 April 2024
29 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaFatma Saifullah Yusuf Apresiasi Karya Batik APPMI Jatim

    Fatma Saifullah Yusuf Apresiasi Karya Batik APPMI Jatim

    Surabaya – Hj. Fatma Saifullah Yusuf mengapresiasi berbagai karya busana batik hasil desain dari para perancang busana yang tergabung dalam Asosiasi Perancang Pengusaha Model Indonesia (APPMI) DPD Jawa Timur.

    Apalagi, batik merupakan ciri khas dan budaya Bangsa Indonesia dan sudah ditetapkan oleh UNESCO sebagai warisan kebudayaan dunia sehingga harus terus dilestarikan. Ungkatpnya di Surabaya, Minggu (25/11).

    Menurutnya, batik di Indonesia sangat banyak ragam dan coraknya sehingga bisa dipadukan dengan berbagai kain dan motif yang berbeda.

    Untuk menghasilkan karya busana itu, dibutuhkan tangan terampil dan ide kreatif dari para perancang mode sehingga kain batik tersebut bisa dinikmati dan lebih bermakna.

    Sebagai penikmat fashion, Fatma-sapaan lekatnya, merasa bangga bahwa para perancang mode yang tergabung dalam APPMI DPD Jatim bisa terus eksis dengan berbagai karya nyata yang sangat indah. Selain itu, desain-desain yang dihasilkan selalu ditunggu para penikmat fashion untuk menambah kecantikan.

    Baca juga :  Tokoh Lintas Elemen Halal Bi Halal ke Kediaman Ketum PP Muslimat NU Khofifah

    “Ini membuktikan bahwa dari selembar kain bisa diolah menjadi gaun yang indah dan cantik saat dilihat dan dikenakan,” kata Ketua Umum Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Jatim ini.

    Sebagai penggemar batik terutama yang berasal dari Jatim, ia sangat mengapresiasi acara fashion show ini sebagai bagian dari melestarikan budaya batik. Ke depan ia berharap para perajin batik terutama dari Jatim dapat terus mengembangkan hasil karyanya.

    Dalam kesempatan ini, Fatma juga menyampaikan terimakasih kepada APPMI DPD Jatim yang terus bekerja, berkarya dan berdidikasi tinggi membawa nama harum bangsa melalui kain batik. Sehingga, hingga saat ini karya-karya tersebut dapat terus dinikmati dan menambah rasa cinta terhadap budaya bangsa.

    Baca juga :  PT Pegadaian Area Surabaya 1 Bagikan Bingkisan Lebaran Kepada Pengurus Bank Sampah Binaan

    “Terimakasih juga kepada sahabat-sahabat media dan seluruh pihak yang terus membantu dan mendukung acara ini,” terangnya.

    Sementara itu, Ketua APPMI DPD Jatim, Denny Djoewardi mengatakan, fashion show ini menampilkan tren mode busana batik tahun 2019 dari Jatim. Apalagi Jatim banyak menghasilkan berbagai kerajinan batik.

    “Kami, APPMI DPD Jatim bersama UKM batik dan tenun terus berkomitmen melestarikan batik sebagai salah satu budaya bangsa,” katanya.

    Untuk itu, dalam fashion show kali ini juga diselenggarakan berbagai lomba untuk menyaring berbagai desainer baru. Ia berharap dengan adanya even ini, Provinsi Jatim dan Kota Surabaya dapat menjadi trend setter busana batik di Indonesia.

    Batik Fashion Festival ini diselenggarakan oleh ITC Surabaya bekerjasama dengan Asosiasi Perancang Pengusaha Model Indonesia (APPMI) DPD Jatim. Karya batik tren 2019 yang ditampilkan kali ini berasal dari berbagai perancang seperti Denny Djoewardi, Ulfa Mumtaza, Yuyuk Nurmaisyah, Yeny Ries, Djoko Sasongko, Gita Orlin, Cindra Kirana dan Anna Budiman. (min)

    Reporter : Amin Istighfarin

    Editor : Nakula

    Redaktur : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan