MAGETAN (Wartatransparansi.com) –Rencana pembuatan Ecoo Bamboo Park di Tinap Sukomoro yang digagas oleh Pemkab Magetan menuai polemik dari berbagai pihak. Ada yang pro dan kontra dalam mensikapi pembuatannya yang diinformasikan berdasarkan master plan yang ada akan menghabiskan dana sekitar 50 milyar rupiah itu.
Salah satu pihak yang ikut menanggapi adalah Wakil Bupati Magetan periode 1998 – 2003 H. Drs. Djarno,M.Si. Menurutnya Eco bambu sangat bagus sebagao Hutan Tropis, pelestarian tanaman Produksi, bahan baku anyaman bambu sekaligus obyek wisata, dan edukasi , yg harus dikembangkan Pemkab Magetan.” Ini bisa jadi Destinasi wisata yang menarik di Wilayah Jawa Timur bagian barat,”ujar Kang Djarno panggilan akrabnya.
Namun Djarno menyarankan agar Program ini menjadi jelas tidak menimbulkan polemik, harus didukung dokumen yang jelas dan lengkap. Hal yang perlu dilengkapi dan diberikan pemahaman pada semua pihak adalah diantaranya Master Plan, fisibility studi ( FS ) termasuk, Amdal dan Bisnis Plan, Sekalugus detail enginering Developmen ( DED )





