Kediri  

Mantan Napi Lapas Kediri Kunjungi Kantor IJTI dan PWI Kediri

Mantan Napi Lapas Kediri Kunjungi Kantor IJTI dan PWI Kediri
Eka Faisol Umami memperlihatkan hasil rontgen yang menunjukkan patah pada paha kiri, yang diduga akibat penganiayaan saat berada di dalam Lapas Kelas IIA Kediri. (Foto: Moch Abi Madyan).

KEDIRI WartaTransparansi.com – Mantan narapidana Lapas Kelas II A Kediri, Eka Faisol Umami (31) mengunjungi kantor PWI (Persatuaan Wartawan Indonesia) dan IJTI ( Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia) Kediri Raya. Dalam kunjungan tersebut, Faisol menceritakan dugaan penganiyaan dalam lapas yang mengakibatkan patah pada paha kirinya.

Ketua IJTI Korda Kediri, Roma Duwi Juliandi mengatakan IJTI Korda Kediri sebagai Ikatan jurnalis akan membantu dalam konteks pemberitaan. “Dalam Tupoksi kami, tentunya kami akan membantu dalam bentuk pemberitaan sesuai dengan ketentuan undang – undang pers serta kode etik dan pedoman”, ujarnya, 6 April 2026.

Sementara itu, Ketua PWI Kediri Raya, Bambang Iswahyoedi, menegaskan pihaknya menerima audiensi Faisol sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial pers. Menurut dia, kehadiran korban menjadi sinyal bahwa masyarakat masih berharap pada peran media dalam mengawal keadilan,

“PWI akan mengawal bagaimana proses ini sampai pada titik keadilannya. Ranah kita adalah mengawal dalam bentuk karya jurnalistik, bagaimana dia harus menuju keadilannya, sampai sejauh mana penanganannya,” ujarnya.

Eka Faisol Umami menunjukkan hasil rontgen patah paha kiri akibat dugaan penganiayaan di Lapas Kediri.
Faisol Umami memperlihatkan hasil rontgen yang menunjukkan patah pada paha kiri, yang diduga akibat penganiayaan saat berada di dalam Lapas Kelas IIA Kediri. (Foto: Moch Abi Madyan).

Faisol mengaku datang ke kantor wartawan di Kediri bukan untuk merayakan kebebasan, melainkan mencari dukungan atas kasus yang dialaminya.

Penulis: Moch Abi Madyan