KEDIRI WartaTransparansi.com – Pelayanan publik di Kota Kediri dipastikan tetap berjalan optimal meski kebijakan efisiensi anggaran tengah diberlakukan. Anggota DPRD Kota Kediri, Imam Wihdan Zarkasyi, menegaskan bahwa kualitas layanan kepada masyarakat tidak boleh mengalami penurunan.
Hal itu disampaikan dalam kegiatan sosialisasi produk hukum yang dirangkai dengan pemberdayaan UMKM di Kelurahan Banjarmlati, Kecamatan Mojoroto, Jumat (3/4/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog terbuka antara pemerintah dan masyarakat.
“Kami di DPRD akan mengawal agar efisiensi anggaran tidak mengurangi kualitas layanan. Justru harus mendorong inovasi dan efektivitas kerja pemerintah,” terangnya.
Politisi Partai Golkar Kota Kediri ,yang akrab disapa Pak Lek Imam menilai, kebijakan efisiensi anggaran harus dimaknai sebagai momentum untuk memperbaiki sistem kerja, bukan alasan menurunkan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, DPRD memiliki peran penting dalam memastikan setiap kebijakan tetap berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Melalui forum seperti ini, masyarakat bisa memahami produk hukum yang telah disusun bersama antara eksekutif dan legislatif. Sekaligus menjadi ruang terbuka untuk menyampaikan aspirasi secara langsung,” ujar Pak Lek Imam.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat dalam menciptakan pelayanan yang responsif dan transparan. Sinergi tersebut dinilai menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan publik.
“Kami ingin memastikan tidak ada lagi sekat antara masyarakat dan pemerintah. Aspirasi harus tersampaikan, dan pelayanan harus dirasakan secara nyata,” ungkapnya.





