Kediri  

Imam Wihdan Zarkasyi Tegaskan Pelayanan Publik Kediri Tak Boleh Turun Meski Anggaran Dipangkas

Imam Wihdan Zarkasyi Tegaskan Pelayanan Publik Kediri Tak Boleh Turun Meski Anggaran Dipangkas
Warga menunjukkan dokumen usai mengikuti sosialisasi produk hukum dan pemberdayaan UMKM bersama DPRD Kota Kediri di Kelurahan Banjarmlati, Kecamatan Mojoroto. (Foto: istimewa).

Sementara itu, Kepala Kecamatan Mojoroto, Abdul Rahman, memastikan pelayanan administrasi kepada masyarakat tetap diberikan secara maksimal. Layanan seperti KTP, KK, hingga berbagai surat keterangan tetap gratis dan dapat diproses cepat jika berkas lengkap.

“Jangan sampai pengurangan anggaran ini mengganggu tingkat pelayanan masyarakat. Justru kita harus terus berbenah dan meningkatkan kapasitas layanan, baik di kecamatan maupun di kelurahan,” tegasnya.

Selain pelayanan administrasi, sektor kesehatan juga diperkuat melalui perpanjangan jam layanan Puskesmas hingga pukul 17.00 WIB pada hari kerja.

“Kalau ada yang meminta biaya dalam pelayanan, silakan laporkan. Semua gratis, ini komitmen kami,” kata Abdul.

Meski anggaran Kecamatan Mojoroto dipangkas lebih dari 60 persen, pemerintah setempat tetap mendorong berbagai inovasi, termasuk penguatan sektor UMKM sebagai penopang ekonomi masyarakat.

Forum tersebut tidak hanya menjadi ajang sosialisasi, tetapi juga mempererat hubungan antara pemerintah dan warga, sekaligus menegaskan komitmen bersama dalam menjaga kualitas pelayanan publik di Kota Kediri.(*)

Penulis: Moch Abi Madyan