MOJOKERTO, WartaTransparansi.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto mengukuhkan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD 2026 bersamaan tepat pada Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Damkarmat (Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan) yang ke 107 yang digelar di Kantor BPBD Kab.Mojokerto.
Wakil Bupati Mojokerto Moch. dr. Rizal Octavian, yang hadir pada acara Peringatan HUT Damkarmat ke 107 mengapresiasi kinerja dan komitmen positif dari satuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab. Mojokerto.
Mas Wabup panggilan akrabnya Wakil Bupati Mojokerto menyebutkan bahwa para satuan dan relawan BPBD adalah para pahlawan yang bergerak di garis depan saat terjadi bencana atau musibah yang dialami masyarakat, khususnya bagi para warga Bumi Majapahit.
“Annggota Damkarmat (Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan) bukan hanya pemadam api, tetapi juga pahlawan kemanusiaan yang selalu siaga dalam berbagai operasi penyelamatan,” tegas Mas Wabup, di konfirmasi Selasa (10/3/2026).
Mas Wabup menambahkan, bahwa selama setahun masa kepemimpinannya bersama Gus Barra , panggilan akrab Bupati Mojokerto, BPBD merupakan salah satu OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang aktif dan bergerak cepat untuk terjun membantu masyarakat apabila terjadi musibah atau bencana.
“Perjalanan satu tahun ini, saya bersama Gus Barraa sangat terbantu dengan para relawan dan BPBD, banyaknya bantuan-bantuan dan tim yang gercep (gerak cepat) patut kita apresiasi bersama, atas nama pribadi dan pemerintah kabupaten mojokerto, saya mengucapkan dirgahayu ke-107 pemadam kebakaran dan penyelamatan,”pungkas dr. Rizal Octavian .
Usai pengukuhan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD 2026 Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mojokerto, Rinaldi Rizal Sabirin, menjelaskan bahwa TRC BPBD Kabupaten Mojokerto tahun 2026, sengaja dibentuk demi meningkatkan kinerja dan pengabdian para relawan kemanusiaan dalam membantu masyarakat yang mengalami bencana. Untuk satuan timnya terdiri dari berbagai unsur, mulai dari anggota BPBD sendiri, hingga para relawan swadaya yang berasal dari wilayah Kabupaten Mojokerto.
“Hari ini kami merilis team reaksi cepat Kabupaten Mojokerto yang terdiri dari unsur relawan BPBD dan Damkar, kami harus membentuk TRC dikarenakan bencana tidak bisa diprediksi, kami berharap dengan adanya TRC ini bisa lebih cepat lagi dalam melayani masyrakat,”tegas Kalaksa Rinaldi.
Moch. Rizal, Rinaldi juga ikut mengimbau kepada para pegiat sosial yang dinaunginya untuk selalu mengedepankan kepentingan masyarakat dalam menjalankan tugas. Hal ini tentunya menjadi salah satu hal vital yang tak boleh dilupakan, mengingat pamor pemadam kebakaran dan penyelamatan di Indonesia kini terkenal positif dan merakyat.
“Mari kita jaga kepercayaan ini, mari kita jaga dengan semangat dan komitmen yang lebih keras lagi,” pungkas Kalaksa Rinaldi.
Sebagai tambahan informasi, HUT Damkarmat jatuh pada tanggal 1 Maret, tanggal ini dijadikan acuan berdasarkan kebijakan Hindia Belanda yang mengesahkan Brandweer, istilah bahasa Belanda untuk pemadam kebakaran, pada 1 Maret 1919 silam. Untuk peringatan HUT pada tahun 2026 kini, tema yang diambil adalah Mengabdi untuk Keselamatan Negeri, yang memfokuskan pada Peningkatan profesionalisme, modernisasi peralatan, dan respon cepat terhadap kebakaran maupun penyelamatan. (*)





