MOJOKERTO, WartaTransparansi.com – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengajak masyarakat untuk mmemperbanyak interaksi dengan Al-Qur’an. Ajakan ini disampaikan saat peringan Nuzulul Quran 1447 Hijriah dengan menghadirkan penceramah KH Muchammad Imam Chambali dan Abah Topan di halaman parkir GOR Seni Mojopahit, Kota Mojokerto.
Ning Ita pamggilan akrab Walikota Mojokerto mengatakan, momentum malam Ramadan ini merupakan malam turunnya Al-Qur’an menjadi pengingat bagi umat Islam untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah.
“Memasuki malam Ramadan ini, kita berada pada fase sepuluh hari kedua yang penuh maghfirah. Momentum ini harus kita manfaatkan untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah dengan memperbanyak membaca dan mengamalkan Al-Qur’an,” tutur Ning Ita sapaan akrab Wali Kota Mojokerto.
Ia berharap masyarakat Kota Mojokerto semakin meningkatkan interaksi dengan Al-Qur’an, baik dengan membaca, memahami, maupun mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.
“Kelak Al-Qur’an akan menjadi pemberi syafaat bagi kita di hari akhir. Karena itu, di bulan Ramadan ini kita harus memperbanyak tilawah dan doa-doa terbaik,” kata Ning Ita, dikonfirmasi, Saptu (7/3/2026) malam.
Selain pesan keagamaan, Ning Ita juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana, mengingat saat ini masih berada pada puncak musim hujan.
“Saat ini kita masih berada pada puncak musim hujan sehingga potensi bencana dapat terjadi kapan saja. Karena itu masyarakat perlu menjaga kebersihan lingkungan, terutama saluran air dan selokan, untuk meminimalisasi risiko banjir,” pesannya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk memperkuat budaya gotong royong dalam menjaga kebersihan lingkungan bersama pemerintah daerah, TNI, dan Polri.
Melalui peringatan Nuzulul Quran tersebut, Pemerintah Kota Mojokerto berharap masyarakat dapat mengambil hikmah dari tausiyah yang disampaikan serta mengimplementasikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
(gat/min)





