JEMBER, WartaTransparansi.com – Bupati Jember, Gus Fawait, menegaskan bahwa kehadiran ratusan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Jember bukan sekadar program kesehatan, melainkan pilar baru bagi kebangkitan ekonomi kerakyatan.
Hal ini disampaikan menyusul evaluasi intensif terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang melibatkan jaringan dapur produksi di berbagai kecamatan.
Gus Fawait menyatakan bahwa skala program ini sangat besar, mencakup ratusan titik SPPG yang beroperasi setiap hari untuk melayani kebutuhan gizi ribuan siswa. Menurut dia, besarnya cakupan ini merupakan tantangan sekaligus peluang besar bagi Kabupaten Jember.
Dalam keterangannya, Gus Fawait menyoroti dua manfaat utama dari keberadaan ratusan SPPG tersebut.
Pertama, peningkatan kualitas SDM. Dengan pengawasan ketat, SPPG memastikan setiap anak mendapatkan asupan protein dan nutrisi seimbang untuk mendukung kecerdasan dan pertumbuhan fisik.
Kedua, adanya geliat ekonomi lokal. Operasional SPPG menyerap bahan baku dari petani, peternak, dan pedagang pasar di sekitar lokasi dapur. Hal ini menciptakan perputaran uang yang signifikan di tingkat desa





