Pemkot Surabaya Gelontor Rp40 M untuk Perbaikan Jalan Berlubang

Pemkot Surabaya Gelontor Rp40 M untuk Perbaikan Jalan Berlubang
Dalam sehari, sembilan tim Satuan Tugas (Satgas) perbaikan jalan menghabiskan hingga 60 ton hotmix.

SURABAYA, WartaTransparansi.com – Pemkot Surabaya gelontorkan anggaran sebesar Rp40 miliar untuk memperbaiki jalan berlubang. Dalam sehari, sembilan tim Satuan Tugas (Satgas) perbaikan jalan menghabiskan hingga 60 ton hotmix.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Surabaya, Syamsul Hariadi, menegaskan bahwa percepatan perbaikan jalan tetap menjadi prioritas utama.

“Jadi di Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) itu juga punya Satgas Khusus untuk perbaikan jalan, sama seperti di Satgas Drainase. Sehingga setiap ada laporan atau temuan di lapangan, tim bisa langsung bergerak cepat tanpa harus menunggu lama,” ujar Syamsul, Sabtu (21/2/2026).

Ia menuturkan bahwa Satgas perbaikan jalan tersebut, terdiri dari sembilan tim yang terbagi dalam lima rayon. Mereka setiap hari berkeliling untuk memantau kondisi jalan di seluruh wilayah Kota Pahlawan.

“Kalau ada jalan berlubang itu dilaporkan, kemudian langsung ditindaklanjuti. Itu untuk percepatan perbaikan jalan, supaya masyarakat tidak terlalu lama terganggu aktivitasnya,” tegasnya.

Selain patroli rutin, Syamsul menyebut, Satgas juga aktif menerima laporan dari masyarakat melalui berbagai kanal resmi yang telah disediakan Pemkot Surabaya.

“Satgas tidak hanya menunggu laporan, tetapi juga memantau informasi yang berkembang di masyarakat,” katanya.

Dari sisi anggaran, Syamsul memastikan pemeliharaan rutin jalan tahun ini dalam kondisi aman dengan alokasi yang relatif sama seperti tahun sebelumnya. Ia menyebut bahwa anggaran pemeliharaan rutin jalan tahun ini sekitar Rp40 miliar.

“Sekitar Rp40 miliar, hampir sama dengan tahun kemarin. Jadi di samping pembangunan (jalan), kita juga ada pemeliharaan,” ungkap mantan Kepala DSDABM Kota Surabaya ini.

Hal senada juga ditegaskan Kepala DSDABM Kota Surabaya, Hidayat Syah. Ia memastikan respons tim di lapangan dilakukan secepat mungkin tanpa harus menunggu batas waktu 1×24 jam.

Editor: Wetly